Cakrawala News
Portal Berita Online

Kurangi Resiko Banjir dan Longsor DPRD DIY Gelorakan Gerakan Cinta Sungai

Jogjakarta, Cakrawala.co,- Menyikapi berbagai temuan di lapangan yang terkait kebencanaan, banjir maupun tanah longsor serta menindaklanjuti kunjungan lapangan di Pundong Bantul dan Kali Buntung Yogyakarta, Komisi A DPRD DIY menggelar seminar kemitraan yang terkait kebencanaan dan berlangsung pada Selasa 28 /1/2020 di kompleks DPRD DIY.

Sekitar 150 peserta yang merupakan mitra strategis dalam penanggulangan kebencanaan hadir dalam acara tersebut termasuk BPBD DIY. Ketua Komisi A DPRD DIY dari Fraksi PDI Perjuangan Eko Suwanto menjelaskan bahwa saat ini diperlukan sinergitas yang kuat antar unsur untuk mengatasi dampak bencana khususnya di kawasan sungai.

“Kebijakan penting saat ini adalah pemetaan terhadap kondisi sungai sungai yang rawan bencana, kemudian kita rancang strategi pembangunannya serta dukungan anggarannya. Komisi A bersama Pemda DIY harus duduk bareng dengan BBWSO serta instansi terkait untuk bahas mitigasi kebencanaan di sungai ini”, ujar politisi muda PDI Perjuangan Eko Suwanto.

Eko Suwanto menambahkan bahwa dalam seminar tersebut juga merekomendasikan beberapa hal.

“Kita berkomitmen bersama Pemda dan masyarakat DIY untuk mencintai, menjaga, merawat dan melestarikan sungai di DIY. Kita kampanyekan gerakan cinta sungai. Pemda kedepan perlu mengajak masyarakat lakukan penanaman pohon di kawasan sungai, hal ini untuk menjaga dan memperkuat struktur tanah di bantaran sungai yang ada. Gerakan cinta sungai ini juga harus didukung penegakan aturan agar tidak ada pihak-pihak yang merusak sungai”, kata Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto

Selanjutnya dalam seminar tersebut juga disepakati bahwa Pemda DIY melakukan koordinasi antar lembaga untuk melakukan penanggulangan bencana di kawasan sungai. Sementara itu wakil Ketua Komisi A Suwardi dari fraksi Golkar yang terjun langsung meninjau kondisi sungai mengatakan fakta di lapangan banyak talud yang sudah rusak sehingga perlu perhatian serius apalagi ini sudah masuk musim penghujan.

“Fakta di lapangan ditemukan talud maupun tanggul yang rusak. Ini harus segera ditangai. Kita harapkan tindakan nyata Pemda kerja sama dengan BBWSO agar lekas rencanakan program, kegiatan dan anggaran untuk membenahi sungai yang ada khususnya membangun talud dan tanggul yang rusak”, ujar Suwardi wakil ketua Komisi C DPRD DIY.

Sedangkan Kepala Pelaksana BPBD DIY Biworo Yuswantara menjelaskan bahwa semua sungai yang mengalir di DIY memiliki Hulu di Gunung Merapi dan bergilir di laut selatan dan saat ini belum dipetakan. Dengan adanya dorongan Komisi A DPRD DIY maka BPBD DIY, baru akan memetakan kondisi sungai sungai tersebut.

“Sungai sungainya panjang dan memang ada beberapa tempat yang dinilai rawan ,nah untuk menunjukkan kerawanan ini diperlukan peta yang jelas dan terimakasih kepada komisi A DPRD DIY yang mendukung pemetaan tersebut”, pungkas Biwara Yuswantana Kepala Pelaksana BPBD DIY.(Okta/ Santosa )

%d bloggers like this: