Cakrawala News
Portal Berita Online
ads riau 2

Kunker Ke Kota Madiun, Gubernur Jatim Cek Pos Penyekatan, Karantina Pemudik Hingga Bagikan Sembako

0 406

Madiun, Cakrawala.co – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa didampingi Pangdam V/Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur, melakukan kunjungan kerja ke Kota Madiun, Sabtu 8 Mei 2021.

Kedatangan orang nomor satu di Jawa Timur ini untuk meninjau langsung beberapa lokasi penyekatan dan lokasi karantina, baik untuk pemudik maupun pekerja migran Indonesia (PMI) yang baru saja kembali ke tanah air, karena telah habis masa kontrak kerja di luar negeri.

Gubernur mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur telah menyiapkan asrama haji Sukolilo sebagai tempat karantina awal dalam menangani PMI yang pulang ke Indonesia. Khofifah melanjutkan, setelah dari Asrama Haji Sukalilo, para PMI ini selanjutnya masuk ke tempat karantina di masing-masing Kabupaten/Kota.

“Setiba di bandara Juanda, para PMI ini menjalani tes swab PCR, kemudian menjalani isolasi selama tiga hari di Asrama Haji Surabaya sebagai salah satu syarat sebelum petugas dari daerah asal melakukan penjemputan,” ujar Gubernur.

Khofifah menambahkan, setelah masa karantina di Surabaya, tiba di daerah asal, para PMI juga harus menjalani tes lagi dan sekali lagi harus menjalani karantina di tempat yang telah disediakan, sebelum akhirnya kembali kepada keluarganya masing-masing.

“Kalau hasil tes nya negatif, dan sudah menjalani masa karantina, selanjutnya mereka dikembalikan ke keluarga masing-masing,” imbuhnya.

Untuk tempat karantina pekerja migran Indonesia Kota Madiun, berlokasi di Asrama Haji, di Jalan Ring Road Barat, Kecamatan Manguharjo – Kota Madiun.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Jatim, Pandam V/Brawijaya dan Kapolda Jatim didampingi Wali Kota Madiun Maidi, memberikan sejumlah paket sembako dan santunan kepada tukang becak yang ada di Kota Madiun. Gubernur berharap, bantuan ini sedikit membantu untuk persiapan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.*(Ayu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.