Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Kunjungan ke Swiss, Rombongan DPR RI Rintis Kerjasama Pengolahan Sampah Jadi Tenaga Listrik

JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO ,-  Permasalahan sampah masih menjadi masalah utama di beberapa kota besar di Indonesia, termasuk di Yogyakarta. Beberapa waktu lalu, warga yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Sampah Terpadu ( TPST ) Piyungan Bantul Yogyakarta sempat melakukan aksi unjuk rasa dan memblokir pintu masuk TPST Piyungan. Akibatnya, hampir sepekan sampah menumpuk di beberapa sudut kota Yogyakarta dan mengakibatkan bau menyengat di sudut – sudut kota Yogyakarta.

Meskipun belum ada solusi yang memuaskan, namun mengingat sampah semakin menumpuk, maka warga yang memblokir TPST Piyungan, membuka kembali pintu masuk dan memperbolehkan ratusan truk sampah dari Sleman, Kota Yogyakarta dan Bantul membuang sampah di TPST Piyungan.

Dalam sehari, sebanyak 600 ton lebih sampah dibuang di TPST Piyungan. Ratusan ton sampah tersebut hanya ditumpuk dan ditumpuk sehingga lokasi pembuangan sampah di TPST Piyungan saat ini sudah penuh dan overload. dimungkinkan warga akan kembali demo jika air limbah sampah masuk kawasan pemukiman penduduk. Sehingga masalah sampah di Yogyakarta menjadi bom waktu yang setiap saat bisa meledak dan menjadi permasalahan serius masyarakat Yogyakarta.

Permasalahan Sampah di Yogyakarta ini mendapatkan perhatian khusus dan serius dari Anggota DPR RI komisi VII Fraksi Golkar Dapil DIY Gandung Pardiman. Buktinya saat memimpin rombongan kunjungan perorangan DPR RI ke Swiss, jumat (19/7/2019) lalu, wakil rakyat dari Yogyakarta itu meminta kepada jajaran Duta Besar Indonesia di Swiss untuk melakukan pendekatan dengan sejumlah perusahaan Swiss yang bisa mengolah sampah menjadi Listrik.

Sebanyak 9 anggota DPR RI yang dipimpin oleh Gandung Pardiman melakukan kunjungan ke Kedutaan Besar Indonesia untuk Swiss di Swiss dan diterima oleh wakil Duta Besar Indonesia untuk Swiss Eka Suripto. Dalam pertemuan dengan jajaran Kedutaan besar Indonesia untuk Swiss di Swiss Gandung Pardiman memaparkan tentang wacana kerjasama Pemda DIY dengan dua investor dari Swiss yang tertarik mengengola sampah menjadi listrik. Bahkan kedua investor yakni Synergy Financial Consept AG dan Swiss Asset Manager Ltd beberapa tahun lalu telah bertemu dengan Pemda DIY menawarkan diri untuk mengelola sampah menjadi Listrik. Namun hingga kini belum terealisir.

“Masalah sampah di Yogyakarta saat ini menjadi permasalahan serius. Sebab warga yang tinggal di sekitar pembuangan akhir sampah di Piyungan sering demo karena air limbah sampah yang masuk pemukiman. Oleh karena itulah, kedatangan kami rombongan DPR RI ini meminta kepada keduataan besar RI di Swiss untuk bisa membantu merealisasikan kerjasama pengelolaan sampah ini,” ujar Gandung Pardiman saat rombongan DPR RI bertemu dengan Wakil Duta Besar Indonesia untuk Swiss di Swiss Jumat ( 19/7/2019).

Lebih lanjut Gandung Pardiman mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, kedua investor tersebut telah melihat langsung kondisi tempat Pembuangan akhir sampah di Piyungan dan menyatakan tertarik untuk mengolah sampah tersebut menjadi listrik. Bahkan kedua investor tersebut telah bertemu dengan Pemda DIY menawarkan kerjasama. Gandung Pardiman menambahkan, setibanya di Tanah Air usai kunjungan di Swiss,komisi VII DPR RI akan kembali melihat secara langsung kondisi terkini tempat pembuangan akhir sampah di Piyungan.

“Akhir bulan Juli ini di masa reses Kami komisi VII DPR RI akan melakukan kunjungan kerja ke DIY khusus melihat secara langsung tempat pembuangan akhir sampah di Piyungan Bantul Yogyakarta untuk mencari solusi. Setelah itu, wacana kerjasama pengolaan sampah Pemda DIY dengan Swiss ini akan dibicarakan dan dibahas dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( LHK ) agar bisa terealisasi. Menteri LHK sudah siap memback up ,” ungkap Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Golkar dapil DIY, Gandung Pardiman.

Rombongan anggota DPR RI yang berkunjung ke Kedutaan besar RI di Swiss berjumlah 9 orang, Yakni Gandung Pardiman, Hardisoesilo, Jery Sambuaga, Dito Ganinduto, Julianus Pote Leba dan Imanuel Ekadianus Blegur dari Fraksi Golkar. Kemudian Anita Jacoba Gah dari Fraksi Demokrat dan Aryanto Munawar dari Fraksi PKB. Rombongan yang dipimpin Gandung Pardiman ini diterima oleh Eka Suripto Minister Counsellor Kedutaan Besar RI di Swiss. Rombongan DPR RI ini diterima hari Jumat siang pukul 14 waktu setempat di Kantor Kedutaan Besar RI di kota Bern Swiss. Di hadapan anggota DOR RI Eka Suripto memaparkan mengenai negara Swiss dan masyarakat Indonesia di Swiss.

“jumlah warga negara Indonesia yang sekarang ini tinggal di Swiss ada sekitar 3000 warga,” kata eka Suripto.
Diakhir pertemuan, pihak Kedutaan Besar RI di Swiss akan berupaya membantu merealisasikan kerjasama pengelolaan sampah antar Pemda DIY dengan Swiss seperti yang disampaikan oleh Pimpinan Rombongan Gandung Pardiman. Acara diakhiri dengan serah terima cinderamata.***( okta/santosa)

Facebook Comments
%d bloggers like this: