Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Kuatkan Usaha Mikro, Dinkop Kota Blitar Kolaborasi BPN dan BRI

0 324

BLITAR CAKRAWALA.CO – Walikota Blitar Santoso menghadiri sosialisasi penguatan usaha mikro melalui hak atas tanah dan Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kolaborasi antara Dinas Koperasi, BPN dan BRI ini diharapkan ada titik temu. Warga yang menempati tanah Eigendom bisa mempunyai bukti kepemilikan tanah yang bisa dijadikan sebagai jaminan KUR, demikian juga para pelaku UMKM.

Ada sebanyak 43 warga yang menempati tanah Eigendom di depan Polres Blitar Kota mengikuti kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) menerangkan tata cara penerbitan sertifikat tanah dan BRI menerangkan cara pengajuan kredit bank.

“Hadir sosialisasi utamanya dari pelaku UMKM dan 43 warga yang menempati tanah gendom di depan Polresta. Mereka sudah menempati sudah 20 tahun lebih, dimana ketentuannya bila sudah menempati selama 20 tahun bisa menjadi tanah milik. Ini upaya pemerintah daerah mempertemukan dengan BPN yang memproses petok D menjadi sertifikat hak milik dan BRI yang berusaha membantu kredit KUR,” terang Walikota.

Santoso mengatakan, sosialisasi yang diinisiasi dinas koperasi ini diharapkan bisa membantu warga/ pelaku UMKM untuk mendapatkan sertifikat tanah yang kemudian bisa dijaminkan di BRI untuk mendapatkan KUR untuk penguatan/ pengembangan usaha.

“Harapan saya ada titik temu antara pengusaha UMKM yang mau berusaha, kemudian BPN yang mencetak sertifikat sebagai agunan dan Bank BRI yang mengeluarkan modal usaha,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberhasilan usaha UMKM tergantung dari komitmen pengusaha dalam mengelola keuangannya. Bila dikelola dengan baik modal bisa segera kembali. Ia berpesan agar pengusaha yang modalnya dari kredit KUR dapat menggunakannya dengan baik.

“Jangan sampai cicilan tidak lancar bahkan melebihi batas waktu. Ini bisa mengakibatkan agunan yang digunakan dalam hal ini sertifikat tanah akan diambil alih bank dan akan merugikan diri sendiri,” pesannya.

Sementara Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kota Blitar, Sad Sasmintarti mengatakan ada 300 peserta yang mengikuti sosialisasi penguatan usaha mikro melalui sertifikasi hak atas tanah dan kredit usaha rakyat yang nantinya akan diundang secara bertahap di Balaikota untuk mendapatkan sosialisasi dari narasumber.

“Semoga ini menjadi solusi yang baik ditengah pandemi. Penerbitan sertifikat tanah dengan biaya terjangkau yang nantinya bisa digunakan sebagai agunan KUR sehingga para pelaku UMKM bisa menjalankan usahanya lebih baik,” tutupnya. (Hms/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.