Cakrawala News
Portal Berita Online

KPU Manado : SPJ Dana Hibah, Itu Hanya Alasan Pemkot Manado

MANADO.CAKRAWALA.CO,- Pernyataan Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Manado Sonny Takumansang di media, belum ditandatanganinya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dana Pilkada, oleh walikota Manado karena Surat Pertanggung Jawab (SPJ) ternyata berkepanjangan. Pasalnya, ketua KPU Manado Sunday Rompas menanggapinya itu hanya alasan Pemkot Manado.

“Pernyataan dari Humas itu hanya alasan Pemkot saja, karena awal november Pemkot Manado sudah konsultasi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri tentang SPJ dana hibahnya, dan Pemkot sudah tahu SPJ itu tidak ada di klausul Peraturan Mendagri,” tegas Sunday Rompas Jumat (22/11/2019) sore tadi.

Lanjut Rompas, NPHD tetap sesuai dengan ketentuan yang ada dalam Peraturan mendagri nomor 54 tahun 2019. Dan tidak   dicantumkan klausul SPJ sebagai persyaratan untuk pencairan dana.

Jadi menurut Rompas hanya alasan saja humas Pemkot berkelit tentang SPJ dana Pilkada. Karena, setelah Pemkot Manado menyerahkan semua dana hibah ke KPU dan Bawaslu, maka sudah tidak ada urusan lagi dengan Pemkot tentang dana hibah tersebut.

“Dana hibah ini telah dicantumkan di APBN bukan lagi di APBD, jadi setelah Pemkot Manado menyerahkan dana hibah ke KPU dan Bawaslu, maka tugas Pemkot telah selesai,” tandas Rompas.

Rompas menambahkan, sekretaris Pemkot Manado telah berjanji bahwa Sabtu (23/11/2019) besok walikota Manado Vecky Lumentut, tiba di Manado dan akan menandatangani NPHD.

“Sesuai dengan janji Sekkot Manado, tanggal 23 walikota tiba di Manado dan akan menandatangani NPHD, jadi semoga beson teralisasi,”pinta Rompas.

Kendati jelas Rompas, dana hibah ini seharusnya diserahkan awal November, tapi akhir November Pemkot Manado belum memberikan dana tersebut. Karena walikota Manado belum juga menandatangi NPHD. (*) dianra.

%d bloggers like this: