Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

KPU Cianjur Terima Dana Hibah Pilkada 74 Milyar

CIANJUR -CAKRAWALA.CO- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur akan terima dana hibah Pilkada 2020 dari Pemkab Cianjur sebesar Rp 74 miliar dari ajuan awal sebesar Rp85 miliar.

Ketua KPU Cianjur, Selly Nurdinah mengatakan proses pencairannya dilakukan dua tahap melalui APBD Perubahan 2019 dan APBD 2020. Tahap pertama dialokasikan dari APBD Perubahan 2019 sebesar Rp1 miliar. 

“Sedangkan sisanya sebesar Rp 73 miliar akan dialokasikan tahun depan,” kata dia saat ditemui sejumlah awak media di ruang kerjanya, Selasa, (08/10/2019).

Selly menjelaskan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) Pilkada 2020 telah dilaksanakan pada Selasa (01/10) pekan lalu. Penandatanganannya dilakukan oleh pihaknya dengan Plt Bupati Cianjur Herman Suherman.

“Untuk yang Rp1 miliar dialokasikan untuk tahapan yang dilaksanakan tahun ini. Di antaranya pencalonan perseorangan, terus kemudian berkaitan dengan pembentukan pokja,” tutur Selly.

Bila berhitung indeks satuan hitungan per pemilih (ISHPP), lanjutnya, per pemilih dihargai Rp 44.391. Indeks besaran itu diperoleh dari nilai dana hibah sebesar Rp 74 miliar dikali jumlah daftar pemilih tetap (DPT) terakhir pada Pilpres 2019 sebanyak 1.666.979 pemilih. 

“Hampir 70% anggaran dana hibah dialokasikan membayar honorarium petugas ad hoc (PPK dan PPS). Sisanya untuk berbagai kegiatan, pengadaan barang dan jasa, serta tahapan-tahapan lainnya,” ucap dia 

Kepala Bidang Politik Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Cianjur, Wahyu Ginanjar, menambahkan NPHD Pilkada 2020 sudah dialokasikan Pemkab Cianjur yang mengacu pada Permendagri Nomor 59/2007 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Saat ini prosesnya ada di tingkat penyelenggara yakni KPU dan Badan Pengawas Pemilu.

Dirinya menuturkan KPU mendapatkan hibah sebesar Rp 74 miliar. Sedangkan Bawaslu mendapatkan alokasi dana hibah sebesar Rp24 miliar.

“Pencairannya dilakukan dua tahapan. Untuk KPU, tahap pertama tahun ini sebesar Rp 1 miliar. Sisanya tahun depan sebesar Rp 73 miliar. Sedangkan untuk Bawaslu, tahap pertama sebesar Rp 350 juta dan tahap selanjutnya sebesar Rp23.650.000.000,” pungkasnya. ***

Kontributor : Jhon Brader

Editor           : d_hen

Facebook Comments
%d bloggers like this: