Cakrawala News
Portal Berita Online

KPPG DIY Bersama IRI Gelar Pendidikan Politik Perempuan Hadapi Pemilu 2024

0 248

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Kesatuan Perempuan Partai Golkar ( KPPG ) DIY, bersama Woman Democracy Network ( WDN )- Institute Republican Institute ( IRI ) menggelar pendidikan Politik bagi Perempuan Partai Golkar Di Yogyakarta, Sabtu ( 17/7/2021) secara daring. Pendidikan politik yang dikemas dalam Diskusi Perempuan dan Partai Politik ini semula pihak panitia mentargetkan pesertanya sekitar 20 orang. Namun ternyata dalam pelaksanaannya pesertanya mencapai 32 orang dari KPPG, pengurus pleno dan ormas partai Golkar Kota Yogyakarta, Bantul dan Gunungkidul selain pesonal dari IRI.

” Kami senang melihat antusiasme Perempuan Partai Golkar di Yogyakarta dalam mengikuti Pendidikan Politik yang dikemas dalam bentuk Diskusi Perempuan dan Partai Politik. Kami gelar secara daring karena situasinya masih PPKM. Tak lupa kami ucapkan terima kasih kepada DPD Partai Golkar DIY dan IRI yang telah mendukung kegiatan pelatihan perempuan politik Partai Golkar ,” ungkap Ety Erawati Ketua KPPG DIY.

Acara Diskusi Perempuan dan Partai Politik yang digelar KPPG DIY ini dibuka oleh John S Keban Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Kepala Badan Pemenangan Pemilu ( BAPILU ) DPD Partai Golkar DIY mewakili Ketua DPD Partai Golkar DIY Gandung Pardiman.

Dalam sambutannya John S Keban menyatakan kerjasama KPPG se DIY dengan IRI ini diharapkan mampu memberi nilai tambah dalam rangka pemberdayaan politik perempuan partai Golkar dan meningkatkan kualitas kader perempuan partai golkar dalam kerja – kerja politik kedepan.

” Kedepan diharapkan kerjasama dengan IRI dalam program pendidikan politik ini bisa melahirkan perempuan – perempuan partai golkar yang bisa mengambil peran – peran strategis didalam kerja – kerja politik pemenangan partai Golkar dalam perhelatan Pemilu 2024,” ujar John S Keban dalam Sambutannya saat membuka acara Diskusi Perempuand an Partai Politik yang digelar KPPG DIY bersama IRI.

Lebih lanjut John S Keban menambahkan saat ini pemilih terbesar adalah perempuan yakni kurang lebih 60 persen. oleh karena itulah keterlibatan dan peran aktif serta partisaspi perempuan partai Golkar menjadi kunci penting dalam rangka menaikkan elektabilitas Partai Golkar DIY. Oleh karena itulah dalam pendidikan politik perempuan partai Golkar ini diharapkan setiap kader perempuan partai Golkar mampu meningkatkan pengetahuan dan wawasan politiknya. Selain itu juga memiliki kemampuan dalam rangka membangun basis – basis politik dam membangun jejaring politiknya sehingga kerja – kerja politik perempuan partai Golkar menjadi efektif dan produktif dalam rangka mendukung kemenangan partai Golkar dalam pemilu 2024 mendatang.

” Kami pengurus DPD Partai Golkar DIY berharap kader perempuan Partai Golkar bisa merebut posisi – posisi strategis di legslatif. Sehingga peran perempuan partai Golkar bisa masuk didalam ranah – ranah kebijakan publik sehingga kontribusi perempuan partai golkar untuk kemajuan bangsa dan negara terutama dalam membela hak – hak perempuan akan lebih kongkrit,” tegas John S Keban.

Sementara itu, narasumber dalam acara tersebut, Novia Rukmi dalam paparannya dengan judul Perempuan Dalam Partai Politik mengatakan Perempuan Partai Golkar perlu menyadari bahwa posisioning sebagai perempuan politik sangat strategis karena adanya regulasi yang memberi ruang strategis perempuan dalam proses elektoral, yaitu Pemilu legislatif ( pileg ).

” Kami mendorong perempuan Partai Golkar Yogyakarta siap untuk berpartisipasi lebih aktif dalam posisi strategis di internal partai. Selain itu Peremouan Partai Golkar harus meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri agar bisa setara dengan laki-laki dalam partai politik,” jelas Novia Rukmi.

Novia rukmi berharap perempuan partai Golkar Yogyakarta siap berkontestasi dalam pemilul 2024, yakni dalam pemilu legislatif. Selain itu Perempuan partai Golkar siap berperan dalam ruangm – ruang publik di masyarakat agar dapat mengurangi permasalahan perempuan, anak, lansia, difabel serta kelompok rentan lain di wilayahnya. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.