Cakrawala News
Portal Berita Online

KPMIT Minta Gorontalo Gelar Pertemuan Dengan Sulteng Terkait Tapal Batas

42

GORONTALO CAKRAWALA.CO,- Aliansi Kerukunan Pelajar Mahasiswa Indonesia Tolinggula (KPMIT) meminta agar pemerintah provinsi Gorontalo dalam hal ini Gubernur Rusli Habibie, agar melakukan pertemuan dengan pemerintah provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) terkait tapal batas.

Hal tersebut mereka sampaikan saat menggelar aksi yang diikuti oleh puluhan mahasiswa yang berasal dari Kecamatan Tolinggula Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, di halaman kantor Gubernur Gorontalo.

“Hari ini kami melakukan aksi damai di kantor Gubernur Gorontalo meminta agar pemerintah segera bertindak terhadap tapal batas antara Gorontalo Utara Provinsi Gorontalo dengan Kabupaten Buol Sulteng,” kata Nawmanto Polinggapo, pimpinan masa aksi.

ads bukopin

Aksi tersebut dipicu adanya klaim dari masyarakat Kabupaten Buol Sulteng, yang menurut mereka Desa Tolinggula, desa cempaka putih, desa tolinggula pantai adalah milik mereka, masuk kawasan wilayah Sulteng.

Menurut mereka berdasarkan Undang-Undang Nomor.38 tahun 2002 bahwa pembentukan Provinsi Gorontalo dimana wilayah utara berbatasan dengan wilayah tengah, sudah jelas perbatasannya.

“Hingga saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah, kami masyarakat Tolinggula cinta Provinsi Gorontalo, hanya saja ketegasan dari pemerintah yang kami harapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan harapan besar masyarakat Tolinggula kepada Rusli Habibie, karena sebelumnya Rusli Habibie pernah menjadi Bupati di Gorontalo Utara.

“Segera bentuk tim, untuk penyelesaian tapal batas, jangan berlarut-larut,” tegasnya.****

Comments are closed.