Cakrawala News
Portal Berita Online

Korpus BEM Nusantara Minta KPK Segera Laksanakan Putusan MK

0 556

JAKARTA CAKRAWALA.CO – Pada 30 September nanti, para pegawai KPK yang tidak lulus Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) akan diberhentikan. Hal ini lantas memicu respon publik yang banyak memberikan dukungan kepada pegawai KPK yang dipecat.

Pimpinan KPK telah memutuskan untuk memberhentikan pegawai yang tidak lulus TWK dalam rangka alih status menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) pada 30 September mendatang. Jadwal itu lebih cepat dari keputusan sebelumnya yakni 1 November 2021.

Keputusan tersebut tentunya mendapat sorotan dari berbagai pihak. Banyak kalangan yang mendukung pegawai KPK yang tak lulus TWK tersebut.

Kendati begitu, Dimas Prayoga, Koordinator Pusat BEM Nusantara mengatakan, saat ini pemerintah juga menanti proses hukum yang berlangsung di MK dan MA. Teruntuk Pegawai KPK yang tak lolos, kata dia, harus menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Kami berharap dan percaya bahwa MK dan MA akan memberikan putusan yang seadil-adilnya, dalam waktu yang tidak terlalu lama, sesuai dengan ketentuan hukum yg berlaku dan rasa keadilan masyarakat, saya juga meminta KPK untuk mempercepat pelaksanaan putusan MK,” kata Dimas, Sabtu (25/09/2021).

Ia pun menyampaikan bentuk empatinya terhadap puluhan pegawai KPK yang dipecat, termasuk juga di dalamnya penyidik senior, Novel Baswedan.

Dalam wawancaranya, ia juga menunjukkan rasa kepedulian nya kepada pegawai KPK yang dipecat itu.

“Setiap keputusan yang diambil oleh Panitia penyelenggara TWK adalah pilihan yang terbaik, tolong dihormati dan jangan memprovokasi masyarakat,” ujar Dimas, Sabtu (25/9/2021).

Lebih lanjut Dimas meminta kepada semua elemen masyarakat untuk tidak percaya kepada sekelompok orang yang berniat untuk melemahkan KPK atau niat jahat menghambat pemberantasan korupsi.

“Ini adalah ujung dari perjalanan yang panjang untuk melakukan konsolidasi kelembagaan. Jangan percaya bahwa ini pelemahan atau niat jahat menghambat pemberantasan korupsi, tidak! Jangan pernah meragukan KPK hanya karena orang-orang tertentu tak lagi di sana,” ujar Dimas.

Ia juga menilai aksi demo yang dilakukan ditengah pandemi adalah langkah kontra produktif.

“Kita dari BEM Nusantara fokus terhadap menciptakan herd immunity secara serentak dan fokus pada pemilihan ekonomi di Indonesia,” tutupnya (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.