Cakrawala News
Portal Berita Online

Enam Dari 17 Warga Gandekan Solo Yang Dikarantina Positif Covid-19

0 77

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Kontak dengan pasien positif Covid-19,sebanyak 17 orang warga di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah.Menjalani karantina di sebuah gedung sekolah yang sudah tidak terpakai di kawasan Kelurahan Gandekan.Dan hari ini.Kamis(15/10/20) enam dari 17 warga yang dikarantina tersebut Positif.

 

 

Sebanyak 17 orang warga yang masih satu tetangga di Kelurahan Gandekan, Kecamatan Jebres Solo, Jawa Tengah. Tersebut mulai menjalani karantina di sebuah sekolahan yang sudah tidak terpakai sejak Sabtu((10/10/20).

ads bukopin

Kepala Kelurahan Gandekan,Solo. Arik Rahmadani ditemui di kantornya.Kamis(15/10/20) menjelaskan, kasus penularan Covid-19 tersebut bermula ada tenaga kesehatan (nakes) salah satu rumah sakit swasta di Solo terinfeksi virus corona. Dari hasil tracing kontak, jelasnya, nakes positif Covid-19 tersebut juga menulari keluarganya, yakni anak, cucu dan pembantunya.

 

19 orang warganya yang kontak erat dan dekat pasien positif Covid-19 tersebut,semuanya sudah dikarantina di sebuah gedung sekolah Kelurahan Gandekan.

Mereka juga telah dilakukan pemeriksaan swab atau tes usap pada Senin (12/10/20). Hasilnya, dua dari 19 orang tersebut negatif Covid-19.

Kini, tinggal 17 orang yang masih karantina di gedung sekolah sambil menunggu hasil swab keluar.

Mereka sengaja dikarantina di sekolahan yang sudah tidak terpakai lantaran di rumah mereka sangat padat penduduk dan juga menggunakan kamar mandi umum.Sehingga kami selaku pemangku wilayah dan juga gugus tugas di wilayah Gandekan bekerja sama dengan jogo tonggo mengimbau mereka karantina mandiri yang kami siapkan di gedung sekolah,” jelas Arik.

 

Kepala gugus tugas di wilayah Gandekan.Antok Handiyatmo,menambahkan,Selama menjalani karantina mandiri, semua kebutuhan logistik disiapkan warga atau jogo tonggo di Kelurahan Gandekan secara gotong royong. “Semua logistik dipenuhi oleh jogo tonggo di wilayah tersebut,” katanya.Mereka juga diberikan vitamin setiap pagi dan sore hari. “Kebutuhan makanan disiapkan warga secara bergiliran. Makan tiga kali sehari,” ungkap Antok.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih mengatakan,Klaster penularan Covid-19 di Kelurahan Gandekan tersebut bermula ada satu orang terkonfirmasi positif Covid-19 pada 6 Oktober 2020. Kemudian dilakukan tracing kontak ditemukan ada tiga orang masih satu keluarga ikut tertular virus corona. “Kita tracing lagi ketemu 19 orang dan di tracking lagi dua dari 19 orang tersebut negatif Covid-19. Tinggal 17 orang yang dikarantina. Dan hari ini.Kamis (15/10/20) enam orang dinyatakan Positif. Dan ini nanti kita gerak lagi dari 6 ini aktifitasnya kemana.”kita akan cari lagi”ungkapnya.(AgB)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.