Cakrawala News
Portal Berita Online

Konferensi Cabang NU, Kiai Said Siapkan Menu Bakso Spesial

0 569

SEMARANG, Cakrawala.co– Pengasuh Pondok Pesantren Roudlotus Saidiyyah, Kalialang, Gunungpati, Semarang KH Said Al-Masyhad menyiapkan menu khusus Bakso Spesial buatan sendiri.

‘’Bismillah kami masak Bakso Spesial sendiri untuk menjamu Pak Wali Kota, Pengurus Wilayah NU dan para kiai alim ulama se-Kota Semarang yang akan melaksanakan konferensi di pondok kami,’’ kata Kiai Said, semalam.
Selama ini, Kiai Said selain dikenal mengasuh para santri dan melayani umat yang meminta doa, dia juga ahli memasak. Menu andalannya yaitu Bakso Sapi Spesial, sate kambing, gulai dan thengkleng. Hampir semua event yang diselenggarakan di pondok pesantren Kalialang, menu-menu tersebut tidak pernah absen.
‘’Alhamdulillah saya berkali-kali menikmati menu masakan yang diolah oleh Kiai Said sendiri. Nikmatnya bukan main,’’ kata KH Hanief Ismail Lc, Rais Syuriyah PCNU Kota Semarang, kemarin.
Ketua Panitia Konfercab NU Dr Abdul Rohman menjelaskan, acara akan dibuka Rais Syuriyah PWNU Jateng KH Ubedulloh Shodaqoh, Jumat (30/7) pukul 13.00 atau bakda shalat Jumat. ‘’Kami mohon maaf karena masih dalam suasana PPKM Darurat sehingga yang bisa hadir secara langsung di pondok pesantren Roudlotus Saidiyyah kami batasi. Yang tidak hadir secara langsung bisa mengikuti secara online dari rumah masing-masing,’’ katanya.
Mengenai kandidat Ketua PCNU Kota Semarang masa Khidmah 2021-2026, Koordinator Bidang Humas Mohammad Ichwan menjelaskan, selain petahana Drs KH Anasom M.Hum ada duan ama lain yang menyatakan akan mencalonkan diri yaitu KH Ali Mas’adi dari Kecamatan Genuk dan KH AlMamnuhin Kholid (Gus Nuhin). Kiai Ali Mas’adi, saat ini menjadi salah satu Wakil Ketua PCNU Kota Semarang. Sedang Gus Nuhin, selain Rais Syuriyah MWC NU Kecamatan Gunungpati juga mengasuh pondok pesantren Al-Asror, Patemon, Gunungpati.

Ingin Perubahan
Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) NU Kecamatan Genuk, Kota Semarang KH Mohammad Shohib Ridwan sebagai pendukung Kiai Ali Mas’adi mengatakan, warga NU menghendaki perubahan. Yaitu mendukung Kiai Hanief Ismail untuk tetap menjadi Rais Syuriyah lagi berpasangan dengan ketua tanfidziyah baru yang diinginkan dijabat oleh Kiai Ali Mas’adi.
“Perubahan itu fardlu ain. Setiap insan harus berubah. Kami dari MWC NU Genuk bersama banyak MWC NU Kecamatan lain telah sepakat mengusung perubahan di PCNU Kota Semarang. Calon yang tepat membawa perubahan adalah Kiai Hanief bersama Kiai Ali Mas’adi,” tutur Shohib kepada wartawan, kemarin.
Menurut Shohib, perubahan itu untuk kemajuan NU Kota Semarang. Yaitu dengan mengubah komposisi pengurus NU berisi para kader terbaik penerus generasi.
“Sudah saatnya Pengurus Cabang NU Kota Semarang diisi kader-kader penerus. Pengurus lama yang telah 15 tahun memimpin, sudah saatnya naik kelas ke PWNU Jateng atau PBNU. Atau jika masih senang di Kota Semarang, naik ke jajaran Syuriyah,” tutur Shohib yang mengasuh Pondok Pesantren Hidayatus Syubban Genuk ini.
Lebih lanjut dia menyebutkan Ali Masadi pantas dipilih menjadi ketua baru di Konfercab. Karena memenuhi semua syarat dan cocok untuk kemajuan NU.
Ketua Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Gunungpati Kota Semarang Kiai Muharno sebagai pendukung Gus Nuhin, mengajak kader NU untuk melalukan perubahan. Yaitu memilih pemimpin baru dan membentuk kepengurusan NU yang visioner dengan diisi generasi muda.
“Kader NU harus bervisi maju. Harus ada perubahan struktur pengurus PCNU Kota Semarang. Perlu diisi kader visioner,” katanya.
Kiai pengasuh Ponpes As-Salafy Perbalan Gunungpati ini mengatakan, Ketua PCNU Kota Semarang saat ini, H Anasom, sudah lima belas tahun memimpin NU. ‘’Maka, mestinya mendorong kader-kader muda untuk menggantikan. Regenerasi,’’ tegasnya.
“Mari para pengurus MWC yang punya kedaulatan dalam konferensi, menyusun pengurus baru. Kita pilih kader yang membawa perubahan bagi NU Kota Semarang,” kata Muharno. Ditanya siapa calon yang bisa membawa perubahan? Secara tegas Muharno menyebut nama KH Almamnuhin Kholid (Gus Nuhin), yaitu Rais Syuriah MWC NU Kecamatan Gunungpati.
Menurutnya Gus Nuhin layak dipilih karena terbukti berhasil memimpin NU di Kecamatan Gunungpati dengan prestasi gemilang. Di antaranya, berhasil mengaktifkan pengurus ranting 12 kelurahan, dan enam pengurus anak ranting di dusun maupun berbasis masjid. Ditambah aktif pula seluruh badan otonom (banom) NU baik Muslimat, Fatayat, Ansor, IPNU, IPPNU dan Pagar Nusa hingga tingkat ranting hingga 97% memiliki Surat Keputusan (SK).
Ketua SC Konfercab Drs KH Adib Fathoni MSi menghargai dinamika menjelang Konferensi NU. Tetapi dia mengingatkan agar kontestasi masih dalam koridor akhlak Nahdlatul Ulama yang saling menghormati dan takdzim kepada para kiai. (Agus-)

Leave A Reply

Your email address will not be published.