Cakrawala News
Portal Berita Online

Komunitas Ayam Laga Blitar Yakinkan Komisi II Tak Ada Judi Dalam Kontes

0 249

BLITAR CAKRAWALA.CO – Komunitas Ayam Laga Blitar Indonesia (KALBI) menyampaikan paparannya dihadapan Komisi II DPRD Kota Blitar. Para pecinta ayam laga ini berupaya meyakinkan kepada Ketua Komisi II dan anggota bahwa nantinya tidak akan ada perjudian saat kontes ayam laga digelar, namun justru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan Ketua KALBI, Kadiono (Tonyok) saat dengar pendapat (hearing), Rabu (6/7/2022).

Tonyok mengatakan, melalui hearing ini, pihaknya berharap agar DPRD Kota Blitar melalui Komisi II mendukung rencana event kontes ayam laga yang akan digelar KALBI. Ia pun memastikan tidak ada judi (no judi) dalam event tersebut namun justru dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.

“Kami berharap, nantinya Pemerintah Kota Blitar memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kontes ayam laga yang akan kami selenggarakan di Kelurahan Klampok. Kontes ini murni non judi. Kami pastikan tidak ada perjudian (no judi),” ujar Tonyok.

Menurutnya, event ini justru dapat membantu meningkatkan pendapatan UMKM dan masyarakat sekitar, seperti pedagang, pengrajin, penjual pakan, tempat parkir, tingkat hunian hotel dan lainnya.

“Yang jelas tidak akan ada judi. Masyarakat nanti akan tau bahwa kontes ini beda. Teknis pelaksanaannya berbeda. Kalau laga ayam secara umum (judi) harus dipegang atau ada yang ‘gandengne’ (botoh). Kalau yang non judi kita timbang. Ada juri yang menilai dan waktunya 2 ronde (20 menit tiap ronde), seperti tinju. Jurinya independen, keputusan juri juga tidak bisa diganggu gugat,” papar Tonyok.

Di tempat yang sama, Ketua Komisi II DPRD Kota Blitar, Yohan Tri Waluyo (Coek) menuturkan bahwa pihaknya akan memfasilitasi wadah para penggemar ayam tersebut didiskusikan lebih lanjut sebab masih adanya pro kontra di masyarakat terkait image laga ayam yang tak bisa lepas dari judi.

“Image ayam laga ini judi, kebanyakan seperti itu. Makanya nanti akan ada hearing berikutnya dengan melibatkan kepolisian, TNI, ulama, kyai yang akan kita undang. Kami juga minta KALBI memberikan presentasi dengan video,” kata Coek.

Lanjut dia, apakah masyarakat nantinya menerima, termasuk ulama dan kyai juga memahami maksud dan tujuannya event ini, kalau tujuannya baik seperti yang disampaikan Ketua KALBI dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan pelaku UMKM.

“Kalau niatnya baik, kami sebagai wakil rakyat sebisa mungkin akan memfasilitasi, yang penting tidak ada judinya,” pungkas Coek.

Usai hearing, perwakilan KALBI yang mengenakan kaos bertuliskan ‘Kami Bukan Penjudi, Hanya Melestarikan Tradisi’ memberikan kaos serupa kepada Ketua serta anggota komisi II DPRD Kota Blitar yang hadir, diantaranya Purwanto, Yudi Meira dan Mohamad Hardita Magdi (Dito). (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.