Cakrawala News
Portal Berita Online

Komisi V DPR RI akan panggil Lion Air

38

CIANJUR,CAKRAWALA.CO-Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) akan memanggil pihak Lion Air, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terkait Insiden kecelakaan jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610, Senin (30/10/2018) lalu.

Hal itu disampaikan, Anggota Komisi V DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz, kepada wartawan, usai menghadiri acara Kemah Bakti Santri untuk Negeri dan Jalan Sehat PC Nahdlatul Ulama Kabupaten Cianjur di Lapang Singabarong, Cibodas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, sabtu (4 /11/2018)

Eem menyebutkan, pasca insiden jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610. Komisi V DPR RI juga akan melakukan evaluasi terkait keselamatan penerbangan, pihaknya juga sekaligus akan melakukan evaluasi keselamatan, baik darat maupun di laut.

Sebab, lanjut Eem, jika melihat hasil investigasi sementara terkait insiden kecelakaan pesawat tersebut, menurut BMKG cuaca aman, kondisi pesawat baru, pilot sudah memiliki jam terbang yang cukup, yaitu 9000 jam terbang dan sudah dianggap profesional.

Namun dari insiden itu, jelas Eem, ada beberapa kejanggalan, seperti arah pesawat seharusnya jika tujuan Pangkalpinang pesawat akan menuju timur laut, atau wilayah Banten. Tapi kenyataannya, pesawat terbang ke Utara dan kemudian jatuh di perairan Karawang.

Selain itu, pihak terkait juga dinilai lambat dengan mengumumkan dua jam setelah terjadinya insiden jatuhnya pesawat. Padahal, sambung Eem, dari awal lost contac hingga kejadian itu sekitar 13 menit.

Seharusnya, ketika pilot menyampaikan untuk ingin kembali, seharusnya informasi itu sudah tertangkap oleh AirNav, karena pesawat terbang terpantau oleh AirNav, ada apa dan sebagainya. Seharusnya, semua itu sudah terintegrasi dan terkoneksi, baik dengan KNKT, Perhubungan, dan Kebandaraan.

Saat ini untuk mencari tahu penyebab jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP, satu-satunya hanya mengandalkan data dari kotak hitam.***(d_hen)

 

 

Comments are closed.