Cakrawala News
Portal Berita Online

Komisi III DPR bersama BNPT Dukung Kemandirian Ekonomi Eks Napiter di Soloraya

0 70

 

SOLO CAKRAWALA.CO,-Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Bekerjasama mendukung usaha para mantan narapidana terorisme (Napiter) yang sudah berbaur dengan masyarakat di Soloraya.

 

Dalam masa reses 2020, Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana bersama BNPT Selasa(20/10/20) menggelar silaturahmi dengan mantan napiter di Solo. Selain berdialog,sebagai wujud dukungan Eva juga menyerahkan bantuan sejumlah alat usaha seperti kompor,alat pembuat mie,alat presto dan lain sebagainya.

ads bukopin

Eva Yuliana mengungkapkan kegiatan silaturahmi Kebangsaan dengan saudara-saudara mantan warga binaan yang tergabung Yayasan Gema Salam. tersebut merupakan rangkaian kegiatan di masa reses bersama salah satu mitranya yakni BNPT.

Eva sendiri memilih Gema Salam lantaran sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh yayasan ini, dengan segala keterbatasan yang ada,” ungkap Eva.

Bantuan usaha bagi eks napiter saat ini sangat dibutuhkan. Dengan adanya bantuan tersebut setidaknya menjadikan warga binaan kasus terorisme bisa bangkit dan mandiri secara ekonomi, serta mampu kembali ke tengah masyarakat.”Eks napiter binaan BNPT ini perlu mendapatkan perhatian. Pihaknya berharap kedepannya bisa terus menjalin komunikasi dengan yayasan yang menaungi mantan warga binaan kasus eks napiter,” ujar Eva. Politikus Partai Nasdem ini mengatakan dalam pertemuan ini menyerahkan bantuan berupa panci presto dan peralatan membuat mie untuk dijadikan inventaris di Yayasan Gema Salam. Bantuan ini setidaknya bisa dimanfaatkan para anggotanya khususnya yang saat ini menekuni usaha kuliner.”jelas Eva menambahkan.

 

Irfan Idris Direktur Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sebagai badan nasional yang bermitra dengan Komisi 3 DPR sangat mengapresiasi kegiatan ini lantaran, mereka bisa bersilaturahmi langsung dengan mitra deradikalisasi yang selama ini,menjadi binaan, pendampingan, dan pemberdayaan agar mereka kembali ke masyarakat dan menjadi warga negara Indonesia yang patuh terhadap Pancasila.Di Seluruh Indonesia sendiri ada sekitar 20 Yayasan yang menjadi mitra deradikalisme BNPT.20 Yayasan tersebut,tersebar di 20 Provinsi, dan Jateng ada dua yayasan yakni Gema Salam dan Persadani,sedangkan lainnya ada di Banten, Jabar, DKI Jakarta, Lampung, Palembang dan Aceh dan seluruh Indonesia lainnya.

Anggotanya tidak terbatas karena akan terus bertambah, karena setiap ada mantan warga binaan mereka dirangkul untuk bergabung menjadi anggota supaya mereka lebih bermanfaat untuk masyarakat.Yayasan merupakan ide mereka dan BNPT hanya memfasilitasi dengan mencarikan perizinan. Hal ini, agar masyarakat melihat mereka menyatu dan bersatu untuk Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).”ungkapnya.

 

Jack Harun salah satu mantan Napiter yang terlibat aksi Bom Bali 1 yang juga sebagai Ketua Yayasan Gema Salam Soloraya. mengatakan Yayasan Gema Salam yang berdiri di Solo, pada 2017 ini, memiliki anggota sebanyak 50 orang. Mereka sekarang usaha mandiri kebanyakan usahanya sektor peternakan baik kambing, sapi, dan ikan, sedangkan, lainnya ada usaha kuliner.”Kami binaan BNPT dan bertemu Komisi III DPR RI ini, manfaat sangat luar biasa bagi anggotanya. Mereka diberikan semangat dan dukungan kepada para mantan warga binaan ingin berusaha meningkatkan ekonomi baik untuk keluarga maupun masyarakat,” kata Jack Harun.(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.