Cakrawala News
Portal Berita Online

Komisi A DPRD DIY Kawal Dana Bantuan Khusus Kalurahan Dari Danais

0 192

JOGJAKARTA,CAKRAWALA.CO- Menindaklanjuti dikeluarkannya Peraturan Gubernur DIY nomor 100 tahun 202 tentang Pedoman Pelaksanaan Bantuan Khusus Dana Keistimewaan Kepada Pemerintah Kalurahan Komisi A DPRD DIY melakukan rapat kerja dengan eksekutif di DPRD DIY Selasa, ( 15/6/2021) untuk membicarakan implementasi Pergub tersebut.

Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY Suwardi menyambut baik pergub DIY nomor 100 tahun 2020 yang implementasinya mulai dimatangkan untuk segera direalisasikan.

” Kebijakan yang konstrukstif yang dilakukan oleh pemerintah daerah DIY ini tentu dalam rangka untuk mensejahterakan warganya, melalui Dana Keistimewaan harus didukung sepenuhnya dan diharapkan sesuai dengan tujuan yang dicanangkan dalam pergub tersebut,” ungkap Suwardi Wakil Ketua Komisi A DPRD DIY saat ditemui usai rapat.

Suwardi yang juga wakil Ketua Fraksi Partai Golkar ini menambahkan, dengan adaya pergub DIY nomor 100 tahun 2020 dan segera direalisasikan ini berarti dana Keistimewaan yang diberikan oleh pemerintah pusat akan benar benar dirasakan secara langsung oleh warga masyarakat dengan skema pembangunan di Kalurahan – kalurahan. Namun demikian menurut Suwardi yang perlu diperhatian adalah segera disiapkan regulasi dan penyiapan Sumber Daya Manusia yang akan Mengelola Dana tersebut agar benar – benar sesuai tujuan dan harapan.

” Untuk implementasinya ini harus diikuti dengan serangkaian regulasi agar para kepala kalurahan tidak masuk dalam kesalahan penggunaan anggaran yang berbuntut pada konsekwensi hukum. Oleh karena itu perlu disiapkan SDM yang berkualitas yang mampu mengelola Dana Keistimewaan tersebut,” tegas Suwardi.

Selain itu, imbuh Suwardi perlu juga ada akselerasi dan penyesuaian berbagai peraturan dan kebijakan yang harus disepakati baik oleh pemerintah kabupaten serta propinsi dan kalurahan sehingga semua berada dalam koridor yang aman, tegas anggota dewan asal Bantul ini.

” Kami mengharapkan adanya pendampingan bagi para pemegang kendali di Kalurahan sehingga pendamping tersebut dapat menjadi tempat bertanya jika menghadapi persoalan di lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah DIY Baskara Aji menjelaskan bahwa pemda DIY tetap berkomitmen untuk menjadikan Kalurahan menjadi salah satu tempat pelaksanaan UU Keistimewaan untuk pemanfaatan dana Keistimewaan.

Hal yang sama disampaikan oleh Aris Eko Nugroho selaku Paniradya Pati. Aris Eko Nugroho menambahkan gelontoran Dana Keistimewaan bagi kalurahan ini berdasarkan rencana dan program yang disusun oleh pihak Kalurahan , yang tentu saja harus terkait dengan Keistimewaan DIY.

” Sehingga dengan adanya perencanaan yang matang maka dana keistimewaan akan tepat sasaran , termasuk juga pertanggungjawabannya. Sebab Pemda DIY nantinya yang akan berhadapan langsung dengan pemerintah pusat. oleh karena itu bentuk pertanggungjawaban kegiatan juga harus mengikuti aturan yang ada,” terang Aris eko Nugroho.

Terkait dengan besaran dana yang akan digulirkan Aris Eko Nugroho menjelaskan bahwa semua tergantung dengan program yang diajukan .

” Tetapi sekitar 800 juta hingga 1 milliar rupiah per Kalurahan atau desa , dan kami juga sudah memiliki daftar Kalurahan yang sudah menerima guliran dana tersebut,” jelas Aris Eko Nugroho.

Sedangkan Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menegaskan pihaknya akan mencermati betul mengenai implementasi Pergub nomor 100 tahun 2020 karena masalah ini menyangkut kesejahteraan rakyat.

” Jika APBD Daerahnya kecil apalagi dalam masa pandemi ini maka aliran Dana Keistimewaan akan sangat membantu pihak Kalurahan,” ujar Eko Suwanto Ketua Komisi A DPRD DIY.

Eko menambahkan bahwa Kalurahan sebaiknya juga memiliki peta atau Road Map pembangunan desa , karena dengan peta tersebut akan terlihat pembangunan mana yang dikerjakan dengan aliran dana yang ada.

” Sebab Desa saat ini memiliki dana dari berbagai sumbernya , misalnya dari APBD, dari Dana Desa , dan Dana Keistimewaan , sehingga diperlukan peta pembangunan yang jelas, agar tidak tumpang tindih,” pungkas Eko Suwanto dari fraksi PDIP. ( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.