Cakrawala News
Portal Berita Online
idul cakrawala

Kominfo Gandeng Dewan Pers, Buntut Media Mindstream

0 18

Ponorogo, Cakrawala.co – Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Ponorogo melayangkan surat ke Dewan Pers untuk melakukan konfirmasi dan koordinasi terkait media mindstream yang ada saat ini. Selain untuk memastikan media mainstream yang ada di Ponorogo dan juga yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Ponorogo pada tahun anggaran 2022, Senin (24/01/2022).

Menurut Bambang Suhendro, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Ponorogo,
langkah ini penting untuk dilakukan pasca Diskominfo digeruduk oleh Persatuan Masyarakat perkasa (PMP) dan beberapa perkumpulan Kemasyarakatan di Ponorogo, Kamis (20 /01/022) lalu.

“Selain melayangkan surat ke Dewan Pers, kita juga meminta saran dan masukan kepada Ikatan jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Aliansi Jurnalis Indonesia (Aji) sebagai organisasi profesi wartawan yang  resmi diakui oleh pemerintah,” paparnya.

Lebih lanjut, dalam waktu dekat Bambang juga akan melakukan pembinaan. Apalagi Diskominfo 1 bulan yang lalu sudah membuka gerbang kerjasama dengan media melalui proposal kerjasama.

“Proposal yang sudah masuk akan dilakukan verifikasi dan klarifikasi apakah media-media yang mengajukan proposal kerjasama ini termasuk media mindstream atau kah tidak. Kita kan masih baru perlu menanyakan itu,” Jelasnya.

Diketahui, ketatnya aturan ini pasca Kominfo di geruduk puluhan massa yang menanyakan persyaratan aturan media yang bekerjasama dengan Kominfo.

“Ini sebenarnya ulah seorang pegawai KPP Pratama, yang membuat konten youtube berisi informasi menyerang Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang tidak cover both side,” Ungkap salah satu pemilik media di Ponorogo yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan.

Selain itu, kata pemilik media yang enggan disebutkan namanya itu, Proposal kerjasama media dengan Diskominfo Ponorogo yang diajukan adalah Media Online Sinyal Ponorogo yang hanya didaftarkan di Kementerian Hukum dan HAM dan tidak terdaftar di Dewan Pers pemiliknya pun belum mengikuti uji kompetensi wartawan.

“Sudah jelas perusahan media ini dipimpin sendiri dan istrinya, bahkan redakturnya dan penulisnya juga dia sendiri serta belum mengikuti Uji Kopetensi Wartawan,” pungkasnya. (Am/Nov)

Leave A Reply

Your email address will not be published.