Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Komentar Miring Soal Gibran di Medsos,Pria Warga Slawi Tegal Digiring Polisi

0 194

 

Solo Cakrawala.Co,-Terkait komentarnya yang miring di media sosial terhadap wali kota Gibran Rakabuming Raka. Seorang pria warga Slawi,Tegal diamankan Polresta Solo. Warga Slawi pemilik akun arkham_87 tersebut dituduh telah menyebarkan hoaks.

 

 

Komentar tersebut ditulis Arkham pada sebuah postingan akun @garudaevolution, yang juga mengunggah foto Gibran yang bicara soal Gibran yang meminta agar laga semifinal dan final piala Menpora digelar di Solo. AM lewat akun Instagramnya @arkham_87 berkomentar, “Tau apa dia tentang sepakbola, taunya cmn dikasih jabatan saja,” pada Sabtu (13/3/2021).

Komentarnya, di soal jabatan, ternyata berbuntut panjang. Polresta Solo menilainya bermuatan hoaks. Sebab, Gibran terpilih sebagai Wali Kota melalui proses sesuai peraturan perundang-undangan. Yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Pemilik akun disebut berinisial AM. Seperti dipantau di akun instagram polrestasurakarta, AM terlihat digiring petugas, mengurus sejumlah dokumen laporan, hingga membuat pengakuan serta permintaan maaf di hadapan kamera.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan pemilik akun sudah dilepaskan setelah permintaan maaf tersebut. Postingan komentarnya juga sudah dihapus.

“Yang bersangkutan telah meminta maaf, maka pendekatan restorative justice kami kedepankan dalam penanganannya (tidak kita lakukan penegakan hukum) dan ini diharapkan dapat menjadi pembelajaran bagi pengguna media sosial lainnya,” terang Kapolresta seperti tertulis dalam rilis.

Kapolresta mengeklaim langkah-langkah yang dilakukan Tim Polisi Virtual Polresta Solo merupakan tindak lanjut dari implementasi Program Prioritas Kapolri dan Instruksi Kapolri yang tertuang dalam Surat Edaran bernomor SE/2/11/2021. Yani memastikan penegakan hukum yang berkeadilan dengan cara mengedepankan edukasi dan langkah persuasif di dalam menangani perkara berkaitan dengan UU ITE.

“Dengan demikian, ke depan diharapkan tidak ada lagi pihak yang merasa dikriminalisasi oleh kepolisian, dan yang terpenting akan terwujud ruang digital Indonesia yang tetap bersih, sehat, dan beretika serta produktif,”pungkasnya.(AgB)

Leave A Reply

Your email address will not be published.