Koleksi Busana LD by Luxie Diandra Berkelas Internasional

PASURUAN, CAKRAWALA.CO – Brand Alvin Adam & Co sudah masuk di 8 negara, terakhir di tampilkan di Amerika Serikat dan kota Manchester Inggris. Owner Alvin Adam & Co, Luxie Diandra (LD) “pecinta” busana Nasional Batik Nusantara ini mempunyai keinginan yang sangat besar memamerkan batik ke pasar dunia.

LD mengamati banyak sekali wanita-wanita Indonesia ini yang sering ke luar negeri dengan acara pesta dan sebagainya. Mereka bisa menggunakan LD by Luxie Diandra untuk memamerkan indahnya batik ‘from’ Indonesia.

Bahan batik LD, kata Luxie, ia mengambilnya ini dari Nusantara (seluruh Indonesia), ia memadukan dari Papua, Banyuwangi, Solo, dan semuanya.

Batik daerah mana yang paling bagus di Indonesia, menurut Luxie, semua asal batik daerah sangat indah. Karena setiap daerah memiliki ciri khas masing-masing. Seperti Banyuwangi ada Gajah Oling, di Solo berbeda lagi.

“Sehingga, batik di Indonesia semuanya ia padukan dan main tabrak. Main tabrak bukan pakem ini begitu, menurut saya itu terlalu kuno. Akhirnya, itu sangat susah masuk ke pasar mancanegara,” ujarnya saat ditemui di acara Charity Ramadhan fashion show dan berbagi kasih pada pondok pesantren, yatim piatu dan kaum dhuafa.

Lanjut LD,  Jadi batik karyanya ini glamor dan unik. Bahkan jeans untuk laki-laki Alvin Adam & Co, kita tabrakkan dengan jeans, blazzer, dengan banyak yang bisa digunakan untuk anak muda sampai 20 an tahun ke depan, tanpa ada kesan tuanya.

 

Luxie Diandra menjelaskan keunggulan hasil karya busananya. (foto/ari)

Target brandnya, kata Luxie, prinsipnya brand LD by Luxie Diandra bisa diterima Internasional (Amerika, Eropa dan lain-lainnya). Untuk potensi terdekat yang akan diterima di kota Paris Prancis. Karena ia benar-benar ingin memamerkannya di Paris.

Ditanya mengenai seberapa besar, orang mencintai batik Indonesia, kata Luxie, ia rasa mulai maju, anak-anak muda yang ia lihat, dresscodenya milenial sekali, dan pasar brand LD by Luxie Diandra sering kali ke komunitas ‘mobil sport ’, acara party dll.

“Saya selalu mengingatkan, ayo dong, dresscodenya dari batik. Dan seperti saya hari ini menggunakan batik juga, untuk memberikan contoh. Dan saya rasa anak-anak muda saat ini memakai taburan-taburan,  mereka selalu kasih hiasan-hiasan batik. Karena batik tidak hanya untuk baju saja, kita bisa kombinasi untuk tas, aksesoris dan sebagainya,” katanya.

Trend batik era sekarang yang ditunggu-ditunggu milenial, kata dia, baru-baru ini pemakai busana batik ada dari Miss Universe, Putri Indonesia, Miss World dan sebagainya.

Perlu diketahui, selain 3 busana yang dilelang dari beberapa desainer (Felicia by Yeny Ries) dan brand LD by Luxie Diandra dan Alvin Adam & Co. Hasil semua pelelangan ini, mencapai puluhan juta rupiah, dan itu semuanya didonasikan untuk anak-anak ponpes, yatim piatu, dan kaum dhuafa. (ari/wira)

Facebook Comments
%d bloggers like this: