Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Klompen Batik Unik dan Cantik Berbahan Limbah

GRESIK, CAKRAWALA.CO – Seorang perajin klompen di Gresik Jawa Timur, berhasil memanfaatkan limbah kain batik, menjadi beragam klompen batik cantik yang banyak disuka anak anak, remaja, hingga para orang tua.

Adalah Mohammad Syafi i, seorang perajin klompen, asal Desa Klangonan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik yang mengaku ide awalnya membuat klompen batik karena prihatin dengan banyaknya limbah kain baik dari para penjahit yang tidak dipakai.

“Awalnya saya prihatin dengan banyaknya limbah batik dari para penjahit. Lalu muncul ide ini untuk memanfaatkannya,” ungkap Syafi’i, Kamis (22/8/2019).

Klompen batik produk warga Syafii tersebut memiliki beragam keunikan, diantaranya memanfaatkan limbah kain batik, dari para penjahit di sekitar lingkungan rumahnya.

Selain cantik, dan harganya terjangkau, klompen motif batik ini juga cukup kuat, karena memanfaatkan potongan pohon randu dan pohon asam, yang banyak tumbuh di sekitar rumahnya.

Muhammad syafii mengatakan, klompen produknya memiliki karakter asli Gresik, karena hanya menggunakan batik motif giri, karya para perajin batik di sekitar kompleks makam Sunan Giri Gresik.

“Melalui produk ini berharap batik bisa menjadi bagian keseharian bangsa Indonesia dan semakin dikenal meluas ke mancanegara,” ujarnya penuh harap.

Mirza mazayanti, warga Gresik, mengatakan, sangat menyukai klompen batik, karena desainnya cukup unik, nyaman dipakai, sekaligus untuk melestarikan seni tradisi warisan nenek moyang.

“Produk UKM ini selain untuk pemberdayaan, juga memanfaatkan limbah
kain batik yang layak diapresiasi,” ucapnya.

Proses pembuatan klompen batik tidak jauh berbeda dengan klompen umumnya, yakni dimulai dari proses pengeleman kain batik di atas bahan baku klompen.

Setelah seluruh alas klompen terbungkus rapi, dilanjutkan dengan pemasangan penutup kaki, menggunakan kain batik, yang telah dijahit, sehingga klompen lebih kuat dan taha lama.

Klompen batik khas Gresik ini, banyak diburu para wisatawan yang datang ke Gresik, dengan harga bervariatif mulai dari 50 ribu rupiah hingga 250 ribu rupiah. (Zen)

Facebook Comments
%d bloggers like this: