Cakrawala News
Portal Berita Online

Klarifikasi Kasus Tipikor di Tulungagung, LPKP2HI Datangi Kantor KPK

0

TULUNGAGUNG CAKRAWALA.CO – Ketua Lembaga Pengawas Korupsi dan Pemantau Penegak Hukum Indonesia (LPKP2HI) mengantarkan surat klarifikasi ke kantor KPK di Jakarta terkait kasus Tipikor di Kabupaten Tulungagung yang menjerat mantan Bupati Tulungagung Syahri Mulyo serta mantan Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Supriyono pada 2018 lalu itu.

Sugeng Sutrisno Ketua LPKP2HI kepada cakrawala.co mengatakan, kedatangannya langsung ke Gedung Merah Putih pada Rabu (5/1/2022) itu sebagai bentuk keseriusannya agar kasus yang menyeret mantan Bupati dan eks Ketua dewan sebagai terpidana kasus korupsi ditindaklanjuti.

Sugeng yang juga aktivis antikorupsi itu kemudian mempertanyakan mengapa kasus Tipikor yang juga menyebut puluhan nama anggota dewan dan birokrat di Lingkup Pemkab Tulungagung di fakta persidangan di Mahkamah Agung itu tidak ada kelanjutannya.

“Saya yakin masyarakat Tulungagung yang lainpun bertanya-tanya, mengapa puluhan anggota DPRD dan birokrat di Lingkup Pemkab Tulungagung yang disebut dalam fakta persidangan Supriyono, mereka hanya diwajibkan mengembalikan uang negara yang diduga hasil korupsi ke rekening penampungan KPK di Bank BNI namun pidananya tidak berlanjut. Nah ini ada apa,” ujar Sugeng, Senin (10/1/2022).

Ia kemudian membandingkan kasus korupsi anggota DPRD Kota Malang pada tahun 2018 dimana akhirnya KPK menahan ke 41 wakil rakyat itu meskipun nilai uang yang dikorupsi hanya 12,5 juta rupiah.

“Kami berharap, dengan diterimanya surat klarifikasi itu, agar orang-orang yang juga terlibat dan disebut dalam fakta persidangan kasus Tipikor di Tulungagung pada 2018 silam ditindaklanjuti proses pidananya. Selain itu sebagai pembelajaran ke depan agar menjadikan pemerintahan di Kabupaten Tulungagung bersih dan semakin baik,” pungkas Sugeng Sutrisno. (ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.