Cakrawala News
Portal Berita Online

Kisah Relawan Sedekah Sepatu, Gerilya Door To Door Untuk Temukan Sasaran Donasi

0 40

PURBALINGGA, JATENG, CAKRAWALA.CO – Ketika kita berbagi, menolong mereka yang kekurangan. Sejatinya kita sedang membantu diri sendiri. Semangat untuk berbagi manfaat dan meringankan beban orang lain mendasari gerakan sedekah sepatu layak pakai yang berpusat Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. 

Lahir secara spontan, gerakan yang diprakarsai oleh Yuspita Palupi ini sudah berhasil menyentuh sejumlah duafa dan anak yatim piatu yang tersebar di Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Banyumas.
“Awalnya hanya ingin berbagi. Menyalurkan sepatu-sepatu seken yang kondisinya masih baik dan masih bisa dimanfaatkan, ” ujar ibu satu orang anak itu.

Tepatnya, 4 Juni 2020 ia akhirnya mengajak sejumlah relawan yang ada di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas untuk ikut andil dalam gerakan ini. Publikasi penerimaan donasi dilakukan dengan cara sederhana, getok tular via sosmed.

“Kami mengajak para calon donatur via status WhatsApps dan pesan di WA Group. Intinya mengajak banyak orang untuk ikutan berdonasi, ” kata dia.

Respon yang diterima diakui mantan jurnalis ini di luar ekspektasi. Beberapa donatur dari luar kota tak hanya berkirin donasi berupa uang tapi juga mengirimkan koleksi sepatu mereka. Ada juga donatur dari luar negeri yang mengirimkan uang untuk membelikan sepatu sekolah baru untuk anak yatim piatu.

“Kami intinya hanya menyalurkan apa yang menjadi amanah donatur. Ada yang minta tolong menyalurkan Alquran kami bantu salurkan. Ada yang nitip dibelikan sepatu sekolah baru kami belikan dan salurkan sebaik mungkin, ” kata dia.

Menurut Itha (sapaan akrabnya, red), sasaran kegiatan Sedekah Sepatu Layak Pakai dicari langsung oleh para relawan door to door. Penerima sepatu sekolah rerata adalah anak yatim piatu yang tidak tinggal di panti.

“Data penerima, murni hasil gerilya relawan yang ada di daerah, ” ujarnya.
Sampai saat ini, tercatat sebanyak 150 pasang sepatu bekas dan baru telah terdistribusikan.

Tri Sularsih, relawan Sedekah Sepatu Layak Pakai area Mrebet Purbalingga menuturkan, sepatu yang didonasikan masih dalam kondisi baik. Jahitan dan sol sepatu masih bagus. Hanya kotor dan berdebu. Sehingga sebelum didistribusikan sepatu-sepatu tersebut dimasukan ke loundry-an sepatu agar saat diterima kan kondisinya bersih, rapi, dan wangi.

“Kita mendapat support dari Spatoo Purwokerto. Kebetulan ownernya memberikan harga khusus untuk pencucian tiap pasang sepatu donasi, ” kata aktivis sosial ini.

Salah satu penerima donasi sepatu dan Al-Quran, Aryanu Hilmi (8) warga Desa Sumampir Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga menuturkan sangat senang tahun ajaran baru nanti ia memiliki sepatu sekolah baru. Meski sampai detik ini belum ada kepastian kapan proses belajar mengajar di sekolah bakal diselenggarakan seperti sedia kala.

“Alhamdulillah, Alqurannya nanti juga bisa dibawa buat sekolah,” ungkap Aryanu.
Hal yang sama juga disampaikan, Sachi yatim piatu yang saat ini tinggal bersama sang nenek yang berstatus janda. Iamengaku gembira memiliki sepatu sekolah baru.(tim redaksi jateng)

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
1

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: