Cakrawala News
Portal Berita Online

Kisah Kakek Mualimin Pasca Unras Bentrok di Makassar

0 21

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO -Kakek Muallimin (63) pria yang terbilang sudah tua ini ternyata ikut menjadi korban demo ricuh di Makassar yang terjadi beberapa hari berturut-turut. Bengkel tambal ban miliknya yang ia buka setiap hari terbakar diduga karena terkena lemparan bom molotov saat bentrokan terjadi jumat (27/09/2019) lalu.

Bengkel tambal ban milik pak Muallimin berada di depan kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Jalan Urip Sumoharjo. Usaha miliknya terbakar saat massa bentrok dengan polisi sekitar pukul 23.00 Wita yang juga membuat beberapa korban terkena imbas dari aksi tersebut.

Bengkel yang membuat pak Muallimin menyambung hidup sehari-hari hangus terbakar, tidak hanya itu barang miliknya yang ia miliki juga habis tak tersisah seperti motor bak terbuka,mesin kompresor, dan barang dagangan miliknya.

ads bukopin

Muallimin yang melihat bengkel miliknya ludes tersebut hanya bisa pasrah dengan keadaan dan harus berusaha kembali dari nol akibat ulah massa yang berunjuk rasa menolak aturan RUU KUHP yang akan di sahkan oleh pemerintah.

“kaget k lihat bengkel ku habis terbakar. cuman sekitar satu jam ji ku tinggal bengkelku, pas kembali sudah terbakar mi,” ujar Muallimin.

Saat ini, Kakek Muallimin hanya berharap jika pelaku pelempar bom oloyov yang mengenai bengkel miliknya bisa tertangkap dan memberikan ganti rugi sesuai barang miliknya yang habis terbakar.

Sebelumnya kericuhan terpusat di flyover Makassar pada Jumat (27/09/2019). Massa dari arah Jalan Urip Sumoharjo dan Jalan AP Pettarani menyerang polisi yang memusatkan diri di kolong flyover.

Selain polisi, seorang wartawan di Makassar bernama Rusdi juga terkena anak panah busur pada bagian dada saat meliput demo ricuh.(Rez/Ril)

Leave A Reply

Your email address will not be published.