Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Ketua IPHI : Kami Sudah Bentuk Tim Investigasi Jual Beli “Kuota Haji”

MANADO.CAKRAWALA.CO,- Terungkapnya Calon Jamaah Haji (CJH) dari luar daerah Sulawesi Utara, yang mengambil kuota Haji di Kota Manado. Ternyata Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) Sulut, telah membentuk tim investigasi, untuk mengungkapkan modus operandi jual beli “kuota haji” di Sulut. Pasalnya, kasus ini sudah lama terjadi bahkan tahun 2008 sebanyak 192 CJH digagalkan saat pelepasan haji, karena terbukti berasal dari Makasar Sulawesi Selatan.

Hal ini diungkapkan, ketua IPHI Sulut, Djafar Alkatiri menegaskan tim investigasinya sudah dibentuk dan secepatnya akan bergerak turun ke lapangan.

“Tim tersebut akan mengungkap kasus orang luar daerah yang mengambil jatah kuota haji di Sulut, kami akan memproses oknum-oknum yang terlibat, karena ini sudah kasus hukum,” tegas Djafar Alkatiri.

Alkatiri menjelaskan, kami sudah mengantongi  calo-calo  jual beli “kuota haji”. Dan ada juga oknum-oknum instansi terkait yang terlibat kasus ini. Semua itu kami akan proses karena ini fakta hukum.

Disamping itu, tim juga akan menyeleksi data-data CJH yang akan berangkat tahun 2020. Tim akan seleksi secara ketat, jika ditemukan orang luar yang masuk dalam daftar CJH. Maka tim akan merekomendasi ke Kakanwil Agama untuk membatalkan keberangkatan mereka.

“Yang pasti mulai sekarang IPHI akan memberantas orang luar, yang akan mengambil jatah kuota haji di Sulut,” tandas Alkatiri.

Sementara itu, organisasi muslim di Sulut, mendukung IPHI untuk membongkar jual beli “kuota haji”. Seperti BKPRMI, Pemuda Muslim dan GPPI, GPI serta Ansor dan masih ada lagi beberapa organisasi yang telah siap mendukung tim investigasi IPHI. (***) dianra

Facebook Comments
%d bloggers like this: