Cakrawala News
Portal Berita Online

Kertas Bekas Antarkan Siswa-Siswi SMAMITA Raih Mendali EMas di Kompetisi Internasional

0 273

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Siswa dan siswi SMA Muhammadiyah 1 Taman (Smamita) Sidoarjo kembali menunjukkan Prestasinya dalam ajang kompetisi internasional. World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2021 yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta, Agustus 2021 lalu.

Dalam kompetisi ini, tim Smamita Sidoarjo mengirimkan sembilan tim. Mereka mengikuti empat kategori kompetisi. Diantaranya, kategori lingkungan, pendidikan, ilmu sosial dan teknologi dari delapan kategori dalam kompetisi itu. Dari empat kategori yang dipilih, tim Smamita Sidoarjo sukses meraih tiga medali emas dan enam medali perak, dari kategori lomba pendidikan, ilmu sosial dan lingkungan itu.

“Dari kesembilan tim ikut kompetisi, masing-masing tim terdiri dari lima siswa kelas 11 dan kelas 12, baik IPS maupun dari IPA,” ujar salah seorang guru pembimbing, Niar Wulandari Akbari kepada awak media, Senin 20 September 2021.

Lebih jauh, Niar mengaku bersyukur dengan hasil yang diraih siswa dan siswinya itu. Alasannya, prestasi itu bisa sebagai motivasi baik sekolah maupun siswa lain dalam meningkatkan ide kreatif dan menumbuhkan bakat siswa melalui ajang kompetisi.

Proses pembuatan kertas daur ulang dengan cara di blender.

“Pihaknya sekolah, akan terus mendukung siswa dari kelas 10 hingga kelas 12 agar mampu menumbuhkan bakat kreatifnya sampai mereka berhasil dan meraih prestasinya. Ada berbagai program pendidikan yang telah disiapkan untuk mendukung bakat serta prestasi para siswa siswi Smamita itu,” ungkapnya.

Seorang guru pembimbing Smamita lainnya, Istia Hajar Al Farisy menilai kategori kompetisi yang dipilih sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan siswanya saat ini. Dia mencontohkan, salah satu tim karya ilmiah Smamita Sidoarjo, para siswa kelas 11 sukses menampilkan karya dalam kategori lingkungan. Yakni berupa karya yang berhasil diciptakan Handmade Journaling Papercraft. Produk ini merupakan produk daur ulang kertas untuk dijadikan lembaran kertas baru lagi.

“Ide itu patut diapresiasi. Handmade Journaling Papercraff ini bisa saja ditularkan ke masyarakat umum sebagai program mengurangi sampah kertas dan mengurainya untuk dijadikan lembaran kertas baru lagi,” tegasnya.

Sedangkan karya lain, dari tim Smamita yang patut diapresiasi adalah karya Edible Film from Cassava Starch as Food ini merupakan ide karya untuk mengurangi sampah plastik. Ide kreatif yang diciptakan tim berbahan dasar dari daur ulang limbah ketela. Hal ini difungsikan untuk menjadi wadah makanan yang juga bisa dikonsumsi.

“Kalau bungkus makanan bisa dikonsumsi juga, ini bisa mengurangi sampah plastik. Jadi, ide ini cocok bagi masyarakat yang tertarik untuk memanfaatkannya,” tandasnya. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.