Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Keragaman Karnaval Budaya Sukseskan Pembukaan ICCF di Ternate

TERNATE, CAKRAWALA.CO- Panitia Creative Cities Festival (ICCF) menggelar Karnaval Budaya bertajuk  “Indonesia Dalam Moloku Kieraha” dalam rangka mensukseskan pembukaan ICCF  di Ternate.

Karnaval Budaya digelar Selasa,(2/9/2019) di halaman Kadaton Kesultanan Ternate dipadati ratusan masyarakat dari berbagai suku Maluku Utara maupun luar daerah.

Anak-anak  hingga orang dewasa terlihat tampil menggunakan pakaian adat dari masing-masing daerah. Selain itu, turut hadir baerbagai paguyuban nusantara  diantaranya  Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS), Ikatan Keluarga Jawa Tondano, Kerukunan Keluarga Sulawesi Tengah (KKST),Kerukunan Keluarga Sulawesi Barat (KKSB), Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG), Ikatan Keluarga Minang (Sumatera Barat), Ikatan Keluarga Sumatera Utara, Zuriat Kesultanan Palembang Darussalam , Tidore, Ikatan Keluarga Sumatera Bagian Selatan, Ikatan keluarga Pasundan (Jawa Barat), Maharani (Jawa Tengah), Langgeng Aseh (Jawa Tengah), Ikatan keluarga paguyuban jawa, Ikatan keluarga lipupuna (Halmahaera Selatan ),Kerukunan keluarga kawanua (Manado).

Karnaval dimulai dari titik star  berjalan kaki dari Kadaton Kesultanan Ternate menuju Benteng Orange pusat acara ICCF.

Di tengah perjalanan karnaval,masing masing paguyuban dari berbagai suku  menampilkan tarian khas daerah mereka,seperti Tarian Gala dari Ternate, Tarian Orodoma dari Tidore, Tarian Legu Sahu dari Halmahera Barat, Coka Iba dari Halmahera Tengah, hingga Tarian Katreji dari Halmahera Selatan.

Kordinator Pelaksana ICCF, Zandry Aldrin,  mengatakan, karnaval budaya tak sekadar seremoni, namun menampilkan kekayaan budaya Nusantara.

“ Bentuk keragaman budaya  dan harmoni sudah ditunjukan oleh orang-orang kita Terdahulu melalui kegiatan ini maka sengaja memunculkan budaya itu kembali,” ungkap Zandry.

Acara pembukaan ICCF dihelat malam tadi pukul 21.00 WIT dengan berbagai pentas seni budaya  .Kegiatan ini direncanakan berlangsung 2- 7 September 2019 mendatang dengan menampilkan festival Benteng Orange,Pameran Produk UMKM dan seminar internasional napak tilas Wallacea dengan melibatkan peserta 200 Kota di Indonesia.

Pada puncak Penyelenggaraan ICCF akan digelar kegiatan “Coho Gia Kololi Kie” atau bergadengan tangan mengelilingi Gunung Gamalama  selama tuju menit dengan melibatkan 42 ribu orang sebagai bentuk mempererat persatuan dalam keberagaman.***(IVN/ID)

Facebook Comments
%d bloggers like this: