Cakrawala News
Portal Berita Online

Kepala Puskesmas Sukorejo: Persoalan Kesehatan Paling Menonjol Diutamakan

0 447

BLITAR CAKRAWALA.CO – Demi memenuhi tuntutan layanan kesehatan masyarakat, UPTD Puskesmas Sukorejo yang menerima DBHCHT tahun 2021 sebesar 337.816.443 rupiah dimanfaatkan dalam 4 kegiatan besar yakni pelayanan kesehatan masyarakat, pemeliharaan alat, obat vaksin dan pembelian alat kesehatan.

Kepala UPTD Puskesmas Sukorejo, drg Wisma Yuniar kemudian memaparkan, untuk pelayanan gizi yang meliputi pembuatan alat peraga dan media promosi (publikasi) jumlah anggarannya 32.500.000, pemeliharaan alat 10 juta, obat vaksin 258.057.059 termasuk pembelian obat selama PPKM Mikro (pembelian stick asam urat, kolesterol, alkohol swab dan pengadaan APD) dan pembelian obat gigi dan pengadaan alkes (alat saturasi oksigen, pengering tangan, meja troli) sebesar 37.260.000.

“Dana cukai tersebut juga membantu operasional saat ledakan kasus Covid-19 karena banyak sekali kebutuhan yang diawal direncanakan, tetapi tidak bisa kita beli, termasuk APD yang waktu itu harganya naik,” kata Wisma, Sabtu (27/11/2021).

Lanjutnya, itulah beberapa manfaat yang dapat dirasakan dari dana cukai. Ia berharap agar DBHCHT tahun depan tetap dapat agar bisa memenuhi tuntutan layanan kesehatan masyarakat.

“Jadi kita menganggarkan berdasarkan kebutuhan masyarakat melalui Survei Mawas Diri (SMD). Masyarakat butuh apa sih sama Puskesmas. Bukan kita yang buka layanan tetapi masyarakat tidak butuh atau kita menganggarkan banyak tapi masyarakat tidak butuh,” terangnya.

Sebelum ini Puskesmas Sukorejo telah melakukan survei untuk mengetahui permasalahan kesehatan di masing-masing Kelurahan.

“Persoalan kesehatan apa yang paling menonjol, ini yang kita utamakan dan itu bisa dianggarkan melalui DBHCHT,” tutup drg Wisma. (Adv/ek)

Leave A Reply

Your email address will not be published.