Cakrawala News
Portal Berita Online

Tekan Harga, Angels Products Gelar Operasi Pasar Gula di Kramat Jati Jaktim

0 16
idul Fitri Cakrawala

JAKARTA, CAKRAWALA.CO – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto (Rabu/ 29 April) melakukan sidak ke pasar Kramat Jati Jakarta Timur. Salah satu tujuannya adalah memastikan bahwa harga gula pasir turun tidak melebihi patokan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam dialog dengan para pedagang eceran di pasar Kramat Jati Jakarta Timur, para pedagang mengaku sudah mendapatkan stok gula mencukupi dan harganya turun dari Rp 18.000 menjadi Rp 12.500 per-kg.

Kementerian Perdagangan menugaskan sejumlah perusahaan yang tergabung dalam Asosiasi Gula Rafinasi Indonesia (AGRI) untuk membantu menjual gula ke sejumlah pasar di seluruh Indonesia.

Khusus untuk pasar Kramat Jati, Kemendag menugaskan PT Angels Products untuk memasok kebutuhan gula sebanyak 8 ton. Jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai permintaan pasar.

Untuk tahap awal, selain di Pasar Kramat Jati, operasi pasar di gelar di 12 pasar di seluruh DKI Jakarta, yakni Pasar Jatinegara, Pasar Senen, Pasar Tomang Barat, dan Pasar Kebayoran Lama.

Selain PT Angels Products, terdapat 8 produsen gula rafinasi lainnya yang juga mendapat penugasan untuk menjual stock gulanya ke pasar konsumsi. Harga gula di sejumlah pasar tersebut telah stabil di harga Rp 12.500 per-kg.

Operasi pasar ini disambut gembira, bukan saja oleh konsumen, namun juga oleh para pedagang eceran. “Terus-terang saya senang dengan adanya operasi pasar ini. Moga-moga pasokan stabil, supaya pedagang juga jelas mesti jual berapa. Sejujurnya, di toko saya juga masih ada gula yang harganya 17 ribu. Memang belinya juga mahal,” ujar Sarpon, yang sudah berjualan di Pasar Kramat Jati sejak 15 tahun lalu.

Selain di pasar-pasar yang masuk dalam pemantauan Biro Pusat Statistik (BPS), gula pasir penugasan pemerintah ini juga secara bertahap mulai masuk di lebih dari 100 pasar tradisional di Jakarta. Abad Redi, manager usaha Pusat Koperasi Pasar (Puskopas) mengatakan bahwa anggota yang tersebar di pasar-pasar tradisional bisa dengan mudah membeli gula-gula yang dijual produsen gula rafinasi tersebut.

Selain mengecek harga gula pasir, Mendag juga mengecek harga komoditas pangan lainnya seperti daging, beras, telur, bawang merah dan bawang putih. Sejumlah barang mengalami kenaikan namun tidak terlalu signifikan kecuali bawang merah. Menurut survei pemantauan harga Bank Indonesia, lonjakan harga bawang merah dan gula pasir sumbang inflasi masing-masing 0,12% dan 0,02%.

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: