Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Kembangkan Icon Sejarah Yang Tenggelam, Sudin Kominfotik Jakpus Ajak Kuli Tinta Bersinergi

0 33

 

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Untuk meningkatkan kegiatan publikasi Wali Kota Jakarta Pusat lebih terupdate diberbagai media nasional di DKI Jakarta.

Sinergitas yang di edukatif dengan kolaborasi bersama para kuli tinta yang ngepos di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Pusat merupakan ide dan gagasan Kepala Suku Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Pusat, Lestari.

Sementara, Lestari menerangkan, Pemkot Jakarta Pusat memiliki icon-icon bersejarah seperti Wisata Religi Masjid Istiqlal, maupun Pusat Perniagaan Belanja Pertokoan Pasar Baru yang dikenal hingga ke Mancanegara. Selanjutnya, ada Lapangan Banteng. Ke tiga icon sejarah ini ada di wilayah Sawah Besar.

“Selain, tiga icon bersejarah ini ada pula, wisata-wisata lainnya seperti Kuliner Kapau di wilayah Senen,” ujar Lestari, Rabu sore (04/03/2020).

Menurutnya, Jakarta Pusat banyak miniatur sejarah yang tenggelam. Oleh karena itu, diperlukan kolaboratif dan inovatif untuk mengangkat icon-icon bersejarah ini.

“Kita akan star, jika jajaran Sudin Kominfotik Jakarta Pusat sudah Ready, kompak dan solid sesuai arahan pimpinan Sekretaris Kota Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin,” janji Lestari.

Sekedar diketahui, wilayah Jakarta Pusat meliputi delapan kecamatan dengan karakteristik icon sejarah yang berbeda-beda.

Antara lain, di Kemayoran punya historis seperti  legendaris tokoh Betawi Benyamien Sueb, sedangkan di Tanah Abang juga ada Pusat Niaga Perbelanjaan se Asian Tenggara dan Wisata Kuliner Sop Kambing. Kemudian, Johar Baru dikenal icon wilayah tawuran.

Selanjutnya, wilayah Menteng ada Taman Ismail Marjuki (TIM) yang sebelumnya adalah Kebon Binatang dan Gambir merupakan wilayah ring satu yaitu ada Monumen Nasional (Monas) dan Istana Kepresidenan serta wilayah Cempaka Putih, meski hanya memiliki tiga kelurahan. Namun lingkungan di sana tertata dengan rapih yang sebagian besarnya dikenal rumah para pejabat.

“Untuk mengembangkan publikasi icon Jakarta Pusat ini membutuhkan sinergitas teman-teman kuli tinta yang bertugas di lingkungan Pemkot Jakarta Pusat,” tambah Lestari. (Is)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: