Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Kelompok Tani Dapatkan Bantuan 2 Milyar,Kejari Situbondo Lakukan Soalisasi Pencegahan Korupsi

Tim

SITUBONDO JAWA TIMUR CAKRAWALA.CO, Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Daerah ( TP4D ) Kejaksaan Negeri Situbondo Jawa Timur terus melakukan pengawalan sejak dini dalam, kegiatan yang menggunakan anggaran negara yang dapat menimbulkan potensi korupsi.

Hari ini (10/07) pihak Kejaksaan Negeri Situbondo  melakukan sosialisi ke para kelompok petani yang akan mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat di salah ruangan di kantor Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Situbondo. Sosialisasi ini di harapkan sebagai cara ampuh untuk mencegah sejak  dini potensi korupsi yang akan merugikan negara.

Di tahun 2019 Dinas Tanaman Pangan,Hortikultura dan Perkebunan mendapat bantuan dari pusat lebih dari Rp. 2 Milyar yang terbagi dalam beberapa kegiatan. Jadi saya berharap, kegiatan ini harus tepat sasaran dan tidak ada kelompok fiktif yang akan mendapatkan bantuan.Tegas Kasi Intel Kejaksaan Negeri Situbondo,Bebry SH,di hadapan para kelompok tani.

“Ketika Yuridisnya sudah jelas maka badan hukumnya jelas.Tinggal  bagaimana para petani mengelola bantuan sesuai petujuk teknis.Sehingga bantuan tersebut tepat sasaran dan bisa di nikmati hasilnya”Ujar Bebbri

Tidak hanya kelompok sebagai penerima bantuan,P

Tp4d kejaksaan Situbondo terus melakukan pengawalan sejak dini dalam kegiatan yang menggunakan anggaran negara yang dapat menimbulkan potensi korupsi.
Kali ini pendekti dini di lakukan di dinas pertanian dan perkebunan kabupaten Situbondo.

Di tahun ini dinas ini mendapat bantuan dari negara sebesar 4 milyar yang terbagi dalam beberapa kegiatan. Jadi Saya berharap,kegiatan ini harus tepat sasaran dan tidak ada kelompok fiktif yang akan mendapatkan bantuan ini.tegas kasi intel kejaksaan negeri Situbondo.

“Peran Fasilitator ini sangat penting dalam kegiatan ini,karena mereka merupakan penyambung kebutuhan dari masyarakat petani.Sehingga kegiatan tersebut sesuai dengan Rancangan Anggaran  Belanja (RAB).Dana yang di kucurkan dari pemerintah pusat akan sesuai peruntukan dan bermanafaat bagi petani.Tambah Kasi Intel

Nuris, salah satu kelompok penerima  bantuan Pengembangan Irigasi Air Tanah Dalam,merasa senang,jika bantuan yang di dapatnya mendapatkan pengawasan dari pihak kejaksaaan.Sehingga bantuan yang turun dari pemerintah pusat untuk kelompoknya sesuai dengan yang di inginkan dan jauh dari penyelewangan yang mungkin akan terjadi merugikan para petani.

“Bantuan ini sangat berarti,karena kondisi alam di kecamatan Mlandingan yang saat ini hanya mengandalkan tadah hujan setahun sekali,membuat para petani di tempatnya hanya bisa melakukan penanaman satu jenis tanaman.Itupun kadang kala gagal panen karena durasi hujan yang tidak menentu” ujar Nuris yang juga sebagai Ketua Kelompok Tani Agung.

Dinas Tanamanan Pangan,Hortikultura dan Perkebunan Kabupten Situbondo di tahun ini sendiri mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat berupa beberapa kegiatan,seperti.Bantuan benih/bagi masyarakat.Pengembangan jaringan irigasi tingkat usaha tani untuk pembangunan dam parit. Pengembangan jaringan irigasi tingkat usaha tani untuk pembangunan irigasi air tanah dalam. Pengembangan jaringan irigasi tingkat usaha tani untuk pembangunan embung .Pencetakan lahan pada tanah marginal.

Total bantuan pusat sendiri kurang lebih dari dua milyar yang akan di berikan ke kelompok tani yang tersebar di beberapa desa di Kabupaten Situbondo jawa timur.(JATIM 1)

Facebook Comments
%d bloggers like this: