Cakrawala News
Portal Berita Online

Kelapa Sawit di Kaltara Hadapi Konflik Sosial

9

TARAKAN, CAKRAWALA.COM ~ Gubernur Kalimantan Utara DR. H. Irianto Lambrie mengakui banyak persoalan yang dihadapi terkait perkebunan kelapa sawit, sehingga daerah kita tidak bisa berkembang dan semaju dengan negara tetangga Malysia. Persoalan yang dihadapi tersebut seperti konflik sosial dan beberapa kelemahan lainnya seperti etos kerja yang rendah dan pola pikir.

Hal tersebut diungkapkan H. Irianto Lambrie saat memberikan pengarahan kepada para pelaku usaha di bidang perkebunan kelapa sawit pada acara pertemuan optimalisasi sumber daya mendukung industri kelapa sawit berkelanjutan perbatasan Kaltara di Hotel Tarakan Plaza, Rabu (06/09/2017).

Melalui akun facebooknya, mantan Sekprov Kaltim ini juga menyampaikan beberapa hal terkait dengan perkembangan perkebunan kelapa sawit, terutama di Kalimantan Utara (Kaltara).

ads bukopin

“Pembukaan kebun kelapa sawit dilakukan di Kaltim (sebelum Kaltara dimekarkan) sejak beberapa tahun lalu. Dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, utamanya para petani,” ujarnya.

Namun demikian tegas Gubernur, tidak dipungkiri awal pembukaan perkebunan kelapa sawit banyak terjadi pro dan kontra dan tantangan yang sangat besar termasuk dari berbagai LSM yang menentang program tersebut.

“Meski demikian kita tetap jalan dan sampai sekarang terus berkembang. Karena perkebunan kelapa sawit ini banyak manfaatnya untuk masyarakat,” pungkasnya.

Dikatakan, budaya malas harus dihilangkan dan membangun etos kerja yang gigih dan bekerja keras. “Kedua pola pikir atau mindset masyarakat, terutama petani yang harus diubah. Jadilah petani yang punya pikiran maju, jangan mudah diprovokasi. Kemudian persoalan infrastruktur pendukung yang masih kurang,” ujar Irianto.

Menurutnya, dalam era sekarang ini, kunci untuk maju adalah harus punya daya saing dan yang kedua bekerja sama. “Jangan kerja sendiri-sendiri. Kemudian yang tak kalah pentingnya adalah membangun networking,” ungkap orang nomor satu di Kaltara ini. *(Donny Magek)*

Comments are closed.