Cakrawala News
Portal Berita Online

Kejati Kepri Akan Dilaporkan ke Kejagung RI

0 997

TANJUNGPINANG, CAKRAWALA.CO – Pegiat anti korupsi, hukum dan ham, Suherman secara tegas akan melaporkan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri, Hari Setiyono ke Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia.

Pelaporan tersebut didasari atas munculnya kebijakan Kejati Kepri menghentikan penyelidikan kasus di Kesbangpol Kepri terkait dugaan korupsi dana hibah tahun 2020.

Sementara, kata pria besutan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) jurusan hukum ini mengatakan, penyelidikan di Dispora Kepri soal dugaan korupsi dana hibah terus berlanjut.

“Perbuatan Kesbangpol menurut beberapa ahli hukum pidana yang terkemuka sudah memenuhi Mensrea dalam hukum pidana, dan Kejati mencoba menggeser sifat perbuatan tersebut menjadi ranah administratif” kata Suherman selaku koordinator Scrap Indonesia Maju Kepri, Rabu (17/9/21).

Suherman, SH, koordinator Scrap Indonesia Maju Kepri,

Padahal, lanjut Herman, perbuatan Kesbangpol dalam LHP BPK RI sudah jelas menunjukkan adanya unsur pidana.

Tragisnya, dalam LHP BPK RI tersebut disampaikan bahwa Inspektorat Kepri menyatakan bahwa Naskah Perjanjian Dana Hibah (NPHD) atas 18 ormas ditandatangani pihak tak berwenang.

“Pada 11 proposal penerima hibah juga ditemukan indikasi dugaan penyalahgunaan dokumen pengesahan Badan Hukum Kemenkumham,” sebut Suherman.

Ironisnya, terdapat juga keterlibatan pihak yang tidak berwenang dalam proses penyaluran dana hibah dan terdapat imbalan berupa uang atas pengurusan hibah ormas.

Karena kondisi tersebut, Suherman menyebut pihak Kejati tidak serius memberantas kasus korupsi di Kepri.

Beberapa diantaranya, dugaan korupsi tunjangan rumah dinas pimpinan dan anggota DPRD Natuna yang sudah bertahun-tahun mangkrak tanpa ada titik terang.

Selain itu, kasus yang baru saja terjadi. Yakni, kekalahan Kejati Kepri di praperadilan dalam kasus tukar guling lahan RRI.

“Saya sebagai Anak Kepri sangat menginginkan Kepri bersih dari kegiatan korupsi, karena satu orang saja yang korupsi maka korbannya adalah seluruh masyarakat Kepri itu sendiri,” tegasnya. (Fik)

Leave A Reply

Your email address will not be published.