Cakrawala News
Portal Berita Online

Kejaksaan Sidoarjo Usut Proyek Puskesmas Gedangan, LSM GANASS “Jangan Hanya Kontraktornya yang Diperiksa”

0 934

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Kejaksaan Negeri Sidoarjo, mulai Selidiki Dugaan Penyimpangan Proyek Puskesmas Gedangan, Sidoarjo.

Bangunan berlantai dua itu dianggarkan dalam APBD 2019 dengan nilai pagu proyek Rp 6,2 miliar. Dan pemenang tender proyek CV. Bima Sakti dengan nilai proyek Rp 5,3 miliar itu. Dalam temuan petugas secara kasat mata struktur bangunan balok cor sudah tak layak yakni melengkung.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sidoarjo Idham Khalid menjelaskan bahwa pihaknya sudah mulai melakukan upaya pendalaman, dan mengumpulkan data-data pendukung. Terkait dugaan penyelewengan proyek puskesmas Gedangan dengan nilai proyek Rp 5,3 rupiah.

ads bukopin

“Sekarang sudah kita laksanakan pengumpulan data pulbaket,” terangnya,  Senin 20 Oktober 2020.

Dalam melaksanakan pulbaket, petugas melakukan langkah-langkah sebagai berikut mengumpulkan data dan informasi.  Data terkait struktur organisasi, tugas fungsi, dan kewenangan masing – masing pegawai. Tak hanya data tupoksi yang dikumpulkan, namun juga surat – surat , data pengurusan perizinan, data pengadaan barang/jasa, kontrak/perjanjian, bukti kuitansi dan dokumentasi fisik bangunan.

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Idham Khalid.

Dugaan penyelewengan itu terkuak saat sejumlah anggota dan pimpinan Komisi C DPRD Sidoarjo, menggelar sidak ke bangunan Puskesmas Gedangan senilai Rp 5,3 miliar. Dan seluruh anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, merasa kecewa setelah melihat bangunan puskesmas Gedangan itu.

Anggota Komisi C DPRD Sidoarjo, disuguhi bangunan setengah jadi,  kondisinya banyak bangunan yang tidak lurus, sebagian bangunanya terutama balok cor rata-rata melengkung. Kondisi seperti itu bisa membahayakan masyarakat (pengunjung) Puskesmas Gedangan.

Padahal, proyek yang dikerjakan menggunakan dana APBD Tahun 2019 itu dikerjakan CV Bima Sakti yang selama ini dikenal sebagai spesialis bangunan gedung puskesmas. Sedangkan Konsultan Pengawasnya CV Makarya Enggineering.

Merujuk dari data Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) Sidoarjo, pembangunan Puskesmas Gedangan itu dianggarkan dalam APBD 2019 dengan nilai pagu proyek Rp 6,2 miliar. Pemenang tender proyek CV Bima Sakti dengan nilai proyek tersebut Rp 5,3 miliar.

Padahal, pembangunan Puskesmas Gedangan ini diharapkan menambah fasilitas kesehatan bagi masyarakat, khsusnya warga Kecamatan Gedangan.

Dihubungi terpisah, ketua umum DPP LSM GANASS, akan mengawal masalah tersebut. “Kalo perlu jangan hanya kontraktornya yang menjalani pemeriksaan, periksa juga fungsi konsultan pengawas dan serta fungsi pengawas dari Dinas, tidak ada gunanya. Sampai proyek selesi hasilnya Memalukan, jangan enak-enak main dengan uang rakyat,” tegas, Chamim Putra Ghafoer. (Bqrk)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.