Cakrawala News
Portal Berita Online
ads bukopin

Kejaksaan Negeri Sidoarjo Ajak Pelajar SMP dan SMA Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia

Ads Webinar Cakrawala
0 21

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO-Kejaksaan Negeri Sidoarjo mengajak para siswa SMPN 1 Sidoarjo dan SMAN 1  Buduran, untuk sejak dini mengerti serta memahami apa itu korupsi dan bahaya-bahayanya jika terkena kasus korupsi.

Kepala Kejaksaan Negeri Sidoarjo, Setiawan Budi Cahyono, SH. M.Hum mengedukasi para siswa-siswa di SMP  dan SMA tentang apa itu korupsi.

Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Sidoarjo, Kajari memberikan edukasi kepada para siswa SMP dan SMA di hari anti korupsi sedunia tahun 2019 yang diperingati setiap tanggal 9 Desember.

“Tema kali ini Generasi Millenial Generasi Anti Korupsi maknanya sejak usia dini anak-anak harus mengerti dan mengenal apa itu korupsi. Korupsi sangat membahayakan merugikan masyarakat dan menghambat pembangunan nasional,” ujar Kajari Setiawan Budi Cahyono, kepada cakrawala.co 9 Desember 2019.

Dalam memperingati hari anti korupsi sedunia, Kajari Sidoarjo bersama para Kepala Seksi (Kasi) dan staf Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Menaiki sepeda dari kantor Kejaksaan Negeri Sidoarjo, di Jl. Sultan Agung menuju ke sekolah-sekolah yang akan di edukasi tentang bahaya korupsi.

“Kenapa naik sepeda dengan bersepeda kita hidup sehat dan bahagia, hidup sehat anti korupsi,” tutur mantan Asisten Pidana Umum Kejati Banten.

Ditambahkan oleh Kajari, ada beberapa tindak pidana korupsi yang sudah ditangani pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo. Kedepan pihaknya akan memerintahkan kepada Pidum, Pidsus dan intelijen untuk mengungkap beberapa indikasi tindak pidana korupsi.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 1 Sidoarjo, Hartoyo mengapresiasi kegiatan positif yang dilakukan pihak Kejari Sidoarjo.

“Anak-anak mendapatkan motivasi serta ilmu tambahan di hari korupsi sedunia ini. Kita harapkan anak-anak supaya menjadi generasi anti korupsi, yang sangat penting lagi ada pembelajaran atau simulasi bagaimana anak tidak korupsi,” tegas Hartoyo.

Ditambahkan oleh Hartoyo, karena di Indonesia sendiri, kegiatan korupsi tersamar itu banyak, titip anak sekolah dengan memberikan sesuatu kepada orang lain masuk dalam kategori korupsi yang tersamar. contoh lain mencontek saat ujian itu adalah intrik-intrik dari korupsi. (Win)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: