Cakrawala News
Portal Berita Online

Kejagung Terbakar, Warganet Soroti Kasus-kasus Besar

0 32

 

Jakarta, Cakrawala.co,- Para warganet menyoroti kasus besar setelah Gedung Utama Kejaksaan Agung RI terbakar Jumat Sabtu malam  (22/8/2020) malam. Banyak dokumen ikut ludes karena kebakaran di gedung utama itu benar-benar menghabiskan seisi ruangan enam lantai itu.

Namun demikian sejak awal Menko Polhukam Mahfud MD meminta agar netizen jangan berspekulasi. Serahkan kepada penyidik untuk menyelidiki kasus ini, dan berharap kasus hukum yang ditangani kejagung tidak terganggu.

ads bukopin

Namun Netizen punya cara lain untuk mengkritisi kejadian ini. Terjadi pada Sabtu malam di hari libur. Sebanyak 22 mobil kebakaran tak mampu menyelamatkan dokumen negara di dalamnya.

Ada yang mempertanyakan bangunan negara sebagus ini tidak memiliki sistem hidrant? (teja-petrucci).

“Gua bangga sama netizen2 indosekarang pada kritis, tapi setahu ane Djoko Tjandra kasusnya masih di PN belum masuk tingkat banding atau kasasi? FYI aja nih .. Kejaksaan Agung itu masuknya dalam ranah kasasi peradilan tingkat akhir kemungkinan berkas-berkas yang hilang justru kasus2 lama, tapi peradilan kita kan udah digital yang menggunakan aplikasi e-court yng mengharuskan gugatan dan putusan diupload di aplikasi tersebut, namun bisa saja berkas2 penting dinyatakan hilang namanya Indonesia,” kata netizen ughareguna.

Sementara itu https://twitter.com/kodimbardo1 mengingatkan sejumlah kasus besar yang ditangani Kejagung,  diantaranya:

  1. Kasus Joko Tjandra yang melibatkan sejumlah pejabat negara.
  2. Kasus dugaan tindak pidana di PT Jiwasraya Persero yang diduga menyebabkan kerugian negara Rp17 triliun.
  3. Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam Proses Pemberian dan Penggunaan Fasilitas Kredit dari Bank Mandiri kepada PT Central Steel Indonesia
  4. Dugaan Tindak Pidana Korupsi dalam pemberian fasilitas pembiayaan dari Danareksa Sekuritas.
  5. Dugaan Tindak pidana korupsi terkait pemberian Kredit Yasa Griya (KYG), oleh PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Cabang Semarang kepada debitur PT Tiara Fatuba dan novasi kepada PT Nugraha Alam Prima serta PT Lintang Jaya Property.

Wakil Jaksa Agung Setia Untung Arimuladi menepis berbagai dugaan bahwa kebakaran ini untuk menghilangkan berkas penyidikan yang sedang ditangani Kejagung. Setia memastikan arsip-arsip penyelidikan maupun penyidikan Kejaksaan Agung (Kejagung) aman dari kebakaran.

“Ini bukan di tempat gedung penyidikan, jadi (kebakaran) ini lantai atas di ruang kepegawaian dan biro umum. Penyidikan berbeda gedung,” ujar Setia Untung dalam keterangannya di media televisi nasional, Sabtu (22/8/2020). [fur/dbs]

Leave A Reply

Your email address will not be published.