Cakrawala News
Portal Berita Online
ads idul fitri cakrawala
Harita idul

Kedutaan Besar Inggris Bekerja Sama Dengan UMY Tawarkan Beasiswa S2

0 63

JOGJAKARTA CAKRAWALA.CO – Kedutaan besar Inggris bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta ( UMY ) menjalin kerjasama menawarkan program beasiswa S2 . Melalui program beasiswa Chevening Keduataan Besar inggris membuka kesempatan untuk pelajar, tenaga pendidik, pegawai administrasi, serta alumni perguruan tinggi di seluruh Indonesia untuk memperoleh beasiswa S2. Seluk beluk program beasiswa tersebut diperdalam melalui seminar nasional yang bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta di Amphiteatre Lantai 4 Gedung Pascasarjana kampus Terpadu UMY, Kamis (26/9/2019).

Beasiswa Chevening adalah program pemerintah Inggris yang dibiayai oleh Foreign Commonwealth Office (FCO) dan para mitranya. Program ini memberikan kesempatan bagi pelajar berprestasi yang memiliki potensi kepemimpinan dari seluruh dunia. Beasiswa ini ditujukan untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan master di program studi apapun yang terdapat di seluruh perguruan tinggi di United Kingdom.

Devi Zega, Assistant program Chevening menjelaskan beberapa pengalaman dan tipsnya kepada para pencari beasiswa dari beberapa kampus di Yogyakarta yang hadir.

” Semua berkesempatan melanjutkan studi di perguruan tinggi manapun yang ada di United Kingdom. Bisa di Inggris, Wales, Skotlandia, dan Northern Ireland. Beasiswa ini langsung dari pemerintah Inggris untuk 160 negara di dunia termasuk Indonesia yang diberi kuota 60-70 siswa dengan durasi kuliah selama satu tahun,” Ungkap Devi Zega..

Devi menambahkan, persyaratan yang dibutuhkan untuk mendapatkan beasiswa inin tidaklah terlalu sulit. Saat ini Chevening membuka program beasiswa yang sudah dibuka sejak 5 Agustus hingga 5 November mendatang.

“Dalam menentukan kandidat untuk lolos dan mendapatkan beasiswa berdasarkan kualitas kepemimpinan, networking (relasi), alasan kenapa ingin kuliah di UK, dan telah lulus S1 dengan nilai minimum IPK 3.00. semua itu harus dituliskan di web Chevening ketika melamar beasiswa,” Jelas Devi.

lebih lanjut Devi menjelaskan, beasiswa Chevening memiliki persyaratan yang unik yaitu harus memiliki pengalaman kerja selama dua tahun. Cheveners (sebutan untuk peserta beasiswa Chevening) harus memiliki pengalaman kerja selama dua tahun, dengan penghitungan alokasi 2800 jam, tidak hanya di satu instansi saja. Namun begitu, pengalaman kerja itu bisa apa saja dari yang mendapat gaji atau tidak, seperti sukarelawan. Dokumen penunjang yang perlu dikumpulkan meliputi Letter of Acceptance (LOA), dan test kemampuan bahasa Inggris seperti IELTS IBT atau Pearson.

” Jangan lupa batas pendaftaran tanggal 5 November 2019), dokumen penunjang tadi dikumpulkan di bulan Juli. Untuk lebih lengkapnya bisa diakses di halaman web Chevening,” ujarnya.

Sejak pertama kali dibuka pada 1983, beasiswa Chevening telah menelorkan 1700 alumni yang tersebar di seluruh Indonesia. Kepala Lembaga Kerjasama Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Eko Priyo Purnomo merupakan salah satu alumni yang pernah mendapatkan beasiswa Chevening di Leeds, Inggris.***( Okta/ Santosa )

Leave A Reply

Your email address will not be published.