Cakrawala News
Portal Berita Online

Kebiasaan Baru Hidup dengan Digital

0 170

KABUPATEN KARAWANG JABAR CAKRAWALA.CO – Budaya digital adalah sebuah konsep yang menggambarkan gagasan bahwa teknologi dan internet secara signifikan membentuk cara kita berinteraksi, berperilaku, berpikir dan berkomunikasi sebagai manusia dalam lingkungan masyarakat. Teknologi digital ada di mana-mana di seluruh dunia sehingga studi tentang budaya di cipta berpotensi mencakup semua aspek kehidupan sehari-hari dan tidak terbatas pada internet atau teknologi komunikasi modern.

Budaya digital indonesia dipercepat dirasakan oleh masyarakat saat pandemi Covid-19. Bagaimana seluruh aspek kehidupan menjadi online juga seluruh lapisan masyarakat masuk dalam dunia digital untuk melakukan aktivitasnya secara virtual.

I Gede Putu Krisna Juliharta, Ketua RTIK Bali mengatakan, begitu juga saat bersosialisasi kini lebih banyak dilakukan di media sosial. Media sosial diyakini sebagai budaya baru berkomunikasi yang sangat bermanfaat untuk melakukan komunikasi, edukasi, rekreasi, promosi, diseminasi, berinteraksi dan lain sebagainya. Platform berbasis internet yang mudah digunakan sehingga memungkinkan pengguna membuat dan berbagi konten berisi informasi, opini dan minat.

“Konten yang dihasilkan biru juga dalam konteks yang beragam bisa dengan tujuan informatif, edukatif, sindiran kritik dan sebagainya kepada khalayak yang lebih banyak lagi. Media sosial memang menjadi sebuah budaya baru lagi, bahwa konten adalah segalanya, bahkan kehidupan seseorang menajdi sebuah konten di Instagram atau di YouTube,” ungkapnya dalam webinar Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 di wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (19/10/2021).

Budaya digital yang mempengaruhi seluruh aktivitas bahkan budaya keseharian dari masyarakat. Bagaimana kini masyarakat dalam mencari sesuatu tidak bertanya lagi kepada ahlinya atau membuka buku tapi cukup membuka mesin pencari Google. Dompet juga kini menjadi barang tidak lagi utama namun smartphone lebih diunggulkan atau diutamakan oleh masyarakat sebab uang pun sudah bentuk berbentuk digital yang tersimpan dalam dompet digital.

Anak-anak pun kini sangat dekat dengan Google Classroom, WhatsApp, Zoom dan berbagai jenis game online dan tontonan di YouTube sebagai aktivitas harian mereka. Kemampuan juga sangat dipengaruhi, bagaimana seseorang kini harus memiliki kemampuan di bidang digital.

“Ini terkait juga dengan profesi di masa depan yang lebih banyak menjangkau ranah digital. Kemampuan kemampuan dasar yang harus dimiliki sekarang ini ialah bagaimana seseorang dapat mengoperasikan komputer, mengirim email, membuat media sosial untuk kebutuhan profesional dan juga mengatur privasi mereka di dunia digital,” jelasnya.

Sementara itu, untuk kemampuan menengah diantara lain juga seperti digital marketing, digital graphic design serta desktop publishing. Level advance skill atau kemampuan yang sudah tinggi, bagaimana ini harus dipelajari di bangku perkuliahan kelas online yang intensif kemampuan seperti artificial intelligent, big data, virtual reality, cyber security, internet of thing dan digital entrepreneurship.

Webinar Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Siberkreasi. Webinar wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (19/10/2021) siang, juga menghadirkan pembicara, Lucia Palupi (Praktisi Event Online Organizer), Erlangga Setu (Pakar IT), Iwan Kemrianto (Founder Yukbisniskost), dan Kevin Joshua sebagai Key Opinion Leader.

Gerakan Nasional Literasi Digital 2021 – untuk Indonesia #MakinCakapDigital melibatkan 110 lembaga dan komunitas sebagai agen pendidik Literasi Digital. Kegiatan ini diadakan secara virtual berbasis webinar di 34 Provinsi Indonesia dan 514 Kabupaten.

Kegiatan ini menargetkan 10.000.000 orang terliterasi digital pada tahun 2021, hingga tercapai 50 juta orang terliterasi digital pada 2024. Berlandaskan 4 pilar utama, Budaya Bermedia Digital (Digital Culture), Aman Bermedia (Digital Safety), Etis Bermedia Digital (Digital Ethics), dan Cakap Bermedia Digital (Digital Skills) untuk membuat masyarakat Indonesia semakin cakap digital.

Leave A Reply

Your email address will not be published.