Cakrawala News
Portal Berita Online
Banner Sky Kiri
Banner Sky Kanan

Kebakaran Lahan di Kota Palangka Raya Kembali Terjadi dan Terus Meluas

PALANGKA RAYA KALTENG CAKRAWALA.CO ,- Kebakaran lahan terus terjadi dan melanda sejumlah titik dibeberapa lokasi  wilayah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Kalteng).

Sejumlah personil gabungan yang terdiri dari anggota TNI dan Polri, juga para personil dari Satuan Tugas (Satgas) BNPD Dishut yang selalu siap siaga untuk upaya-upaya pemadaman api yang terjadi membakar lahan.

Penyebab kebakaran lahan tersebut sebagian diduga akibat disengaja oleh warga pemilik lahan untuk membersihkan lahan pekarangan tanah mereka.

Hingga saat ini berdasarkan catatn yang ada, sudah beberapa kali terjadi kebakaran lahan seperti di jalan Banteng Lingkar Luar hampir mencapai luas 2 hektar.

Kapolres Kota Palangka Raya AKBP. Timbul Siregar SIK bersama Dandim 1016 Palangka Raya Letkol.Czi Chandra Adibrata telah turun langsung kelapangan untuk ikut serta melakukan upaya pemadaman kobaran api yang membakar lahan meski dengan cara manual.

Keterbatasan alat pemadam kebakaran seperti unit Mobil Pemadam yang tidak bisa menjangkau titik api tersebut sehingga menyulitkan upaya pemadaman tersebut.

Pihak TNI/Polri dan Satgas Pemadam Kebakaran BNPD telah bergerak cepat untuk dapat secepatnya memadamkan api di sekitaran wilayah tersebut.

Hampir beberapa jam aparat gabungan berusaha memadamkan api sekalipun hanya dengan ranting daun, namun mereka pantang menyerah dan terus tanpa menyurutkan semangat terus memadamkan api.

Kapolresta Palangka Raya bersama Dandim 1016, berharap agar warga masyarakat Kota Palangka Raya jangan terus membakar lahan perkarangan mereka supanya tidak terjadi polusi udara yang akan mengganggu saluran pernapasan bagi warga yang menghisapnya terutama  anak-anak yang ada di sekitar tempat tersebut.

Kapolres juga mengingatkan degan tegas pihaknya akan melakukan penangkapan bagi warga masyarakat yang kedapatan melakukan upaya pembakaran lahan. Mereka juga akan dijerat dengan ancaman hukuman hingga 12 tahun penjara.***(RT/wan )

Facebook Comments
%d bloggers like this: