Kawasan Tanah Abang Semrawut dan Kusut Karena PKL dan Parkir Liar Tidak Taat Aturan

Petugas Satpol PP Jskpus Saat Melakukan Penyisiran PKL di Pedestrian Kawasan Tanah Abang

JAKARTA, CAKRAWALA.CO- Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat yang bandel dan tidak mematuhi aturan Peraturan Daerah (Perda) nomor: 8 tahun 2007 tentang Ketertiban Umum (Tibum) akan ditindak tegas.

Meskipun sudah seringkali dihimbau dan diperingati petugas Satpol PP. Namun PKL di kawasan Tanah Abang tetap nekat menggelar lapak.

Sementara, Kiki (38) penjalan kaki menyatakan, kawasan Tanah Abang semrawut dengan PKL dan parkir liar lantaran mereka tidak mematuhi aturan.

“Kita minta tindakan tegas dilakukan Satpol PP sehingga kawasan Tanah Abang tertib dari PKL,” tegasnya, Selasa (23/04/2019) siang.

Hal senada juga dilontarkan, Agus pengguna jalan yang setiap hari melintas di kawasan Tanah Abang mengaku, Tanah Abang makin semrawut karena PKL nya tidak mematuhi aturan. Untuk efek jera, petugas Satpol PP jangan lagi menggunakan cara atau gaya humanis terhadap PKL yang tidak mematuhi aturan.

“Tanah Abang semrawut dan kusut karena PKL dan parkir nya tidak tertib. Kita minta Satpol PP bersama Dishub menindak tegas dengan mengangkut PKL dan parkir liar yang menggelar semaunya di bahu jalan dan trotoar,” tandasnya.

Sementara, Camat Tanah Abang, Yassin Kurniawan Pasaribu menjelaskan, pihaknya sudah seringkali menghimbau dan memperingati. Tapi PKL di kawasan Tanah Abang masih saja tidak mematuhi aturanl,” ucap Yassin.

Supaya kawasan Tanah Abang nyaman dan tertib, tambah Yasin seluruh yang berkepentingan harus mematuhi aturan.

“Harus ada kesadaran yang tinggi dalam mematuhi aturan. Sehingga kawasan Tanah Abang tertib,” tegasnya.

Kasatpol PP Jakpus, Bernard Tambunan menambahkan, sejak dari pagi pihaknya sudah melakukan penyisiran di kawasan Tanah Abang antara lain depan Kemendikbud, Jalan Sudirman dan Jalan Jati Baru Raya dan sekitarnya.

“Ada 250 personil Satpol PP yang kita terjunkan untuk melakukan penghalauan dan penyisiran. Untuk PKL yang membandel dan tidak mentaati aturan. Seluruh peralatan dagangannya diangkut kemudian disidangkan di pengadilan. (Van)

Facebook Comments