Kasus Dugaan Korupsi Pasar Campalagian Sulbar Mandek, Cucu Ahli Waris Menuntut Polri Harus Netral

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Polemik kasus pasar Campalagian di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) terkait dugaan kasus korupsi dan pemalsuan dokumen masih berpolemik hingga detik ini.

Syahrul cucu ahli waris dari Giling A’Bana Hari pemilik tanah di desa campalagian kabupaten Polewali Mandar Sulawesi barat, merasa terzolimi oleh pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak polda sulsel yang menurunkan pemeriksaan tersangka menjadi pemeriksaan saksi.

Sebelumnya Kasus pasar Campalgian menyeret nama Wakil Bupati Polman nonaktif  Muhammad Natsir Rahmat dan beberapa pejabat yang diduga terkiat soal pasar Campalagian.

Kasus yang bergulir sejak 2014 di Direktorat Kriminal Umum Polda Sulsel dengan no.Pol : LPB/607/XI/2014/SPKT  hingga saat ini belum juga terselesaikan. Tidak hanya itu kasus yang telah dilimpahkan ke Polda Sulbar pada tahun 2016 silam, yang saat itu Muh Natsir yang di periksa sebagai tersangka di Polda Sulsel malah menjadi pemeriksaan sebagai saksi di Polda Sulbar.

Syahrul beranggapan, jika penangan kasus hukum di Polda Sulbar seakan ditutupi hingga saat ini. “ saya merasa penengan kasus ini tidak berpihak kepada rakyat, karena dari 2014 lalu hingg sekarang kasus ini belum selesai dan tidak ada penetapan tersangka.” Ungkap Syahrul saat melakukan pressconfrence di Warunk Soqta, rabu (14/08/2019).

Selain itu, Syahrul berharap jika pemeriksaan terhadap Natsir sebagai tersangka bisa kembali di lakukan menurut undang-undang yang berlaku dan meminta Kapolri untukmenindaki para penyidik yang bermain dalam kasus tersebut.(Rez)

Facebook Comments
%d bloggers like this: