Cakrawala News
Portal Berita Online

Kasus Covid 19 di Sumbar Kembali Bertambah dari Cluster Pasar Raya Padang

0 162

Padang, Cakrawala.co,-Lagi-lagi penambahan kasus positif Covid-19 terjadi di Sumatera Barat menjelang berakhirnya Pembatasan Sosoal Berkala Besar (PSBB) pada 29 Mei 2020.

Penambahan hari ini, Kamis, 28 Mei 2020, semuanya berasal dari Cluster Pasar Raya Kota Padang.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Sumatera Barat, Jasman Rizal pada Kamis, 28 Mei 2020 mengatakan, hal itu diketahui berdasarkan laporan dari Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Bukittinggi dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc, bahwa hari ini Kamis 28 Mei 2020.

“Sampai pukul 10.00 WIB, dari 392 sample yang diterima dan diperiksa, terkonfirmasi tambahan warga Sumbar positif terinfeksi Covid-19 sebanyak 4 orang lagi dan semuanya berasal dari Kota Padang (cluster pasar raya),” ungkapnya melalui keterangan tertulisnya.

Menurut Jasman, total sampai hari ini warga Sumbar yang telah terinfeksi 541 orang

“Untuk rincian lebih lanjut, nanti sore kami sampaikan ke publik,” katanya.

Perbanyak Sosialisasi

Sementara itu, Ahli Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas Padang, Dr dr Andani Eka Putra menekankan pentingnya sosialisasi di kawasan pasar terbesar di Padang itu.
“Sosialisasi agar lebih gencar di sana,” katanya saat diwawancarai Diskominfo Padang, Rabu, 27 Mei 2020.

Sosialisasi yang digencarkan tidak saja berupa ajakan langsung ke seluruh pedagang untuk mematuhi protokol kesehatan. Akan tetapi juga memasang baliho, spanduk dan lainnya agar pedagang dan pembeli mengetahui pentingnya protokol kesehatan. Termasuk ajakan untuk memeriksakan diri lewat tes swab.
“Tes swab yang dilakukan di Pasar Raya merupakan upaya untuk memutus mata rantai, pedagang agar memeriksakan dirinya,” ujarnya.
Andani mengatakan, mungkin selama ini pedagang merasa dirinya tidak berbahaya. Akan tetapi ada keluarga mereka di rumah yang bisa saja tepapar dan membahayakan.

“Sekarang bagaimana pedagang untuk memeriksakan dirinya lewat swab dan menjaga semua hal,” sebutnya.

Andani juga menekankan, sosialisasi tidak saja dilakukan di Pasar Raya. Akan tetapi juga di pasar-pasar satelit. Sehingga pasar tidak lagi menjadi tempat penyebaran virus corona terbesar.

Bagaimana Reaksi Anda Tentang Berita ini ?
+1
1
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0
+1
0

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: