Cakrawala News
Portal Berita Online

Kasus Bangunan Ambruk di Situ Leutik, Polisi Tetapkan Empat Tersangka

BANJAR JABAR CAKRAWALA.CO  – Pihak kepolisian dari Resort Kota Banjar menetapkan empat tersangka dalam kasus bangunan proyek ambruk yang menyebabkan seorang pekerja tewas dan empat orang lainnya mengalami luka-luka.

Keempat tersangka dalam kasus pembangunan fasilitas wisata terpadu senilai Rp 2,9 miliar di Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat ini yaitu dua orang pelaksana lapangan dan dua orang konsultan pengawas proyek.

Kapolres Banjar, AKBP Yulian Perdana mengatakan bahwa keempat tersangka yakni bernama AS dan AF (pelaksana lapangan) serta ASA dan YMS (konsultan pengawas). Menurutnya, dari olah TKP diketahui pekerjaan proyek tersebut seharusnya ditempuh dalam kurun waktu 28 hari, namun ini dikebut hanya 4 hari saja.

“ini tindak pidana karena kelalaian empat tersangka. Kasus ini akan secepatnya dilimpahkan ke Kejari Kota Banjar sebelum malam pergantian tahun 2019,” ujarnya saat konferensi pers, di Aula Mapolres Banjar, Senin (2/12/2019).

Yulian menambahkan bahwa keempat tersangka selain lalai, juga bekerja tidak profesional. Mereka tidak memperhatikan keselamatan para pekerja, yakni Keamanan, keselamatan kerja, dan kesehatan (K3), salah satu contohnya seperti tidak menggunakan helm proyek saat di lapangan, padahal helm tersebut ada.

” Mereka (tersangka) bekerja tidak profesional dan sangat terburu-buru, akibatnya bangunan tersebut ambruk dan menyebabkan satu orang tewas yakni Tarka dan menyebabkan empat orang luka-luka yakni Ahya, Rasim, Warman, dan Tardi),” imbuhnya.

Masih kata Yulian, peristiwa kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (7/11/2019). Menurutnya, pihaknya pun sudah memeriksa 22 orang yang berstatus sebagai saksi.

“Kemungkinan jumlah tersangka akan bertambah, semua tergantung proses pengembangan penyidikan yang masih berlangsung,” katanya.

Empat tersangka dijerat pasal 395 jo pasal 360 dan jo pasal 55 (1) KUHP. Para tersangka terancam hukuman penjara selama 5 tahun.***Hermanto

%d bloggers like this: