Cakrawala News
Portal Berita Online

Karyawan AirNav Indonesia peroleh penghargaan lulusan terbaik program magister Unhas

0 688

MAKASSAR, CAKRAWALA.CO – Pada hari  Selasa, 17 November 2020 kemarin, Rektor Universitas Hasanuddin Prof. Dr. Dwia Aries Tina Pulubuhu., M.A mengukuhkan lebih dari 800 orang wisudawan di Aula gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani di lingkungan kampus Universitas Hasanuddin Makassar. Dalam pidatonya Ibu Rektor menyampaikan kebanggaan atas prestasi yang telah diraih seluruh mahasiswa serta menyampaikan apresiasi bagi para wisudawan terbaik baik dari segi nilai maupun masa studi.

Dalam suasana implementasi protokol COVID-19 yang ketat wisuda terlaksana dengan lancar selama kurang lebih 3 jam. Wisuda kali ini sengaja dibuat dalam dua sesi karena untuk menghindari penumpukan massa yang terlalu banyak.

Ada yang menarik dari wisuda kali ini karena salah satu peraih penghargaan wisudawan terbaik tingkat Universitas adalah seorang karyawan dari BUMN AirNav Indonesia, Didik A. Suryono. Didik berhasil mencatatkan diri sebagai wisudawan terbaik dari program Magister.
Seperti yang kita tahu bahwa menempuh pendidikan S2 tak semudah saat kita menempuh pendidikan S1. Dari segi materi dan beban belajar, mahasiswa magister dihadapkan pada berbagai pergulatan.

ads bukopin
Didik A. Suryono, S.S., M.Hum. peserta program pasca sarjana universitas Hasanuddin Makassar dengan predikat terbaik. (dok)

Meski beban akademik yang harus dipikul lebih berat dibandingkan saat masih kuliah S1, Didik A. Suryono justru masih tergugah untuk melanjutkan kuliahnya di jenjang lebih tinggi.

Dengan segala tantangan yang dihadapinya ini, Didik mengaku menjalani proses belajar yang mengalir begitu saja. Ia pun tak menyangka bisa menjadi lulusan terbaik pada Wisuda Pascasarjana Universitas Hasanuddin Program Bahasa Inggris Ilmu Budaya.

Pria kelahiran Banyuwangi 13 Agustus 1976 yang bekerja di AirNav Indonesia Kantor Cabang MATSC dengan jabatan Manager ACC 2 ini mengatakan bahwa hasil yang dirinya capai tidak lepas dari dukungan AirNav Indonesia dan Universitas Hasanuddin serta dukungan dari organisasi profesi Indonesian Air Traffic Controller (IATCA).

“Harapan semoga rekan-rekan di Airnav bisa tetap berkarya dan mempersembahkan yang terbaik walaupun dalam kondisi penuh keterbatasan. Ingat jika kita bekerja keras dan memberikan yang terbaik, insya Allah pasti juga akan baik hasilnya.” Cetusnya saat di konfirmasi.

Kemampuan membagi waktu menjadi persoalan klasik bagi mahasiswa. Tetapi, tidak semua orang bisa dengan cerdas mencapainya apalagi dengan status sebagai karyawan di sebuah perusahan yang cukup besar.

Diceritakan oleh Didik A. Suryono, S.S., M.Hum, selama ini ia berusaha berkomitmen dengan tujuan awalnya menempuh pendidikan tinggi. Tak hanya komitmen, perencanaan yang baik dalam menjalankan proses ini juga menjadi penting.

Nilai IPK sebetulnya bukan menjadi prioritas bagi Didik yang baru saja menyandang gelar M.Hum dari Universitas Hasanuddin Makassar, yang terpenting baginya adalah menikmati proses dan tak lupa bahagia.

Didik juga menambahkan, semua rekan kerja di AirNAv yang sedang berusaha menjadi terbaik tetap lah berusaha walau dalam suasana penuh keterbatasan. Ia menganggap semua itu tergantung dari diri masing-masing apa yang ia inginkan dan pencapaianya seperti apa.

Perjuangan dan semangat Didik tak hanya sampai pada pencapaian gelar master dan predikat lulusan terbaiknya. Setelah ini ia berharap bisa menjadi manusia yang bermakna bagi dirinya sendiri, almamater, dan Perusahaan yang saat ini ia tempati bekerja.(Rez)

Leave A Reply

Your email address will not be published.