Cakrawala News
Portal Berita Online

Kapolri Meluruskan Berita Calon Kepala Daerah Bisa Kembali Ke Polri

40

JAKARTA, CAKRAWALA.CO,- Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian meluruskan pemberitaan yang menyatakan seolah-olah pejabat Polri yang kalah dalam Pilkada bisa kembali lagi sebagai polisi. “Berita itu tidak betul. Kalau dia sudah pendiun ya tidak bisa,” katanya seperti dilansir Kompas.com (18/1/2018).

Menurut Kapolri, seseorang polisi yang mendaftar jadi calon kepala daerah harus dalam posisi menyatakan diri mundur sebagai polisi. Lali diproses pensiunnya. Ketika dia tidak lolos sebagai calon masih bisa kembali ke polisi karena proses pengunduran dirinya belum ditetapkan. Tapi ketika dia sudah sah sebagai calon dalam Pilkada, maka surat pengunduran dirinya harus diserahkan kepada KPU. Dan setelah bertarung lalu kalah, tidak bisa lagi jadi polisi karena surat pensiun sudah ditandatangani.

Jadi seorang calon Kepala daerah hanya bisa kembali menjadi polisi jika yang bersangkutan belum ditetapkan sebagai calon sah, dan surat pensiun atau pengunduran dirinya masih diproses.

ads bukopin

Kompas bertanya bukankah seharusnya seorang polisi harus dinyatakan pensiun terlebih dahulu sebelum mendaftarkan diri sebagai pasangan calon kepala daerah di KPU? Tito menjawa bahwa memang ada beberapa yang menyampaikan bahwa ada UU Pilkada menyatakan pensiun itu dilangsungkan setelah adanya penetapan pasangan calon.

“Kalau kami berpendapat bahwa waktu mencalonkan itu, namanya dia ingin, baru usaha, dia belum bermain politik. Ketika dia sudah ditetapkan sebagai pasangan calon, baru di situlah dia berpolitik praktis,” katanya (fur)

Comments are closed.