Cakrawala News
Portal Berita Online

Kapolri Jendral Listyo Perintahkan Anggotanya Perketat PLBN Indonesia

0

BOGOR JAWA BARAT CAKRAWALA.CO,-Kapolri Listyo Sigit Prabowo tidak segan memberikan sanksi apabila ada oknum aparatnya yang meloloskan pasien yang tengah menjalani masa karantina. Ia pun meminta satuan aparat memperketat batas masuk wilayah atau pos lintas batas negara (PLBN) Indonesia.

Dia mengatakan, saat ini ada 48 orang terpapar Covid-19 varian Omicron, dan satu di antaranya lolos dari karantina. “Satu orang sedang dilaksanakan tracing dan testing karena yang bersangkutan lolos dari karantina, dan ini tentunya menjadi perhatian kita semua,” kata Kapolri Sigit saat meninjau vaksinasi massal di SICC, Sentul, Kabupaten Bogor, Selasa (28/12/2021).

Ia meminta juga orang-orang yang masuk Indonesia dijaga ketat dan menjalani karantina 10 atau 14 hari. “Jangan ada yang lolos. Jangan ada yang hanya 3 hari terus pulang, karena kita harus betul-betul menjaga agar masyarakat tidak tertular varian baru,” paparnya.

Dia meminta warga yang menjalani karantina betul-betul diawasi. Adapun bagi yang melanggar akan diberikan sanksi. “Ini untuk menjaga keselamatan rakyat dan ini harus kita junjung tinggi,” sambung Sigit.

Terkait pencegahan, Sigit menilai saat ini mulai banyak masyarakat mau divaksin. Vaksin diperlukan untuk mencegah terpapar, tertular, dan mengurangi tingkat keparahan. Selain itu, masyarakat juga mulai disiplin terhadap protokol kesehatan (prokes).

“Ini tentunya menjadi harapan kita bersama bagaimana penguatan terkait prokes, penggunaan masker. Yang belum vaksin, segera vaksin dan akselerasi vaksin ditingkatkan,” tambah Kapolri Sigit.

Dalam kesempatan itu, Kapolri Sigit juga berpesan pada wilayah yang memiliki pintu masuk bandara internasional, PLBN, dan wilayah kepelabuhan sebagai pintu masuk dari luar negeri, agar menjalankan pemeriksaan.

“Tolong laksanakan pemeriksaan terkait dengan prokes yang harus betul-betul dimaksimalkan,” tandas Kapolri Sigit.

( Abizar / Cakrawala.co )

Leave A Reply

Your email address will not be published.