Cakrawala News
Portal Berita Online

Kanwil DJP Jatim ll Jebloskan ke Tahanan Pungusaha Minuman Asal Madiun

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Memiliki tanggungan pajak sebesar Rp. 3,298 miliar, pengusaha minuman non beralkohol berinisial L asal Dolopo Madiun, harus di sandera oleh KPP Pratama Madiun. Dirinya, dititipkan ke rutan kelas llA Ponorogo.

Kepala Kanwil DJP Jatim ll Lusiani dalam konferensi pers mengatakan, Wajib Pajak (WP) inisial L memiliki tanggungan pajak sebesar itu, berdasarkan data dan pemeriksaan tahun 2013 dan tahun 2014 lalu.

“Pemeriksaan dilakukan di tahun 2017, dan sudah melalui proses yang panjang,” ujarnya kepada awak media, Rabu 26 Februari 2020.

Penunggak pajak dijebloskan ke tahanan.

Dalam penyanderaan ini, kata Dia, pihaknya berkoordinasi dengan KPP Pratama Madiun dan di bantu oleh tim Korwas PPNS Polda Jatim. Hal tersebut, sudah memiliki hukum tetap (inkrach), dan sesuai dengan UU nomer 19 tahun 2000.

Sebelum di lakukan penyanderaan, pihaknya sudah berulang kali melakukan penagihan secara persuasif. Namun, tidak ada hasil, dan pengusaha ini terkesan mengabaikan atas kewajiban membayar pajak.

“Saat gelar aset rising dan sertifikatnya hendak di sita, malah yang bersangkutan mengaku akan menjual aset lebih dulu,” paparnya.

Sementara Kepala Bidang PPIP Kanwil DJP Jatim ll Irwan menyampaikan, status L ini hanya titipan selama 6 bulan ke depan. Kalau yang bersangkutan sudah bersedia membayar tanggungan pajaknya, secara otomatis akan di lepas saat itu juga.

“Status L ini, bukan termasuk ranah hukum pidana ataupun perdata,” jelasnya.

Menurut Irwan, dalam masa penyanderaan selama 6 bulan yang bersangkutan belum juga membayar, maka penyanderaan akan diperpanjang dan dipindahkan ke lapas Nusa Kambangan. Hal ini, hanya untuk membuat efek jera yang bersangkutan.

“Dalam pemeriksaan, pihak L ini mampu untuk melunasi. Namun, L tidak ada itikad baik untuk melunasinya,” terangnya. (Rizal/Win)

%d bloggers like this: