Kangen,Ratusan Orang Keturunan Jawa Dari Berbagai Negara Berkumpul Di Solo

SOLO JATENG CAKRAWALA.CO ,-Sebanyak 268 ,keturuanan jawa yang tinggal di berbagai belahan dunia,kamis (20/06/19) berkumpul di kota Solo,Jawa tengah.selain mengobati rasa rindu tanah leluhur,mereka juga rindu dengan budaya di tempat kelahiran para leluhur mereka, yakni tanah Jawa.

ratusan diaspora keturunan jawa ini pulang ke tanah leluhur untuk mengobati rindu pada tempat dan kebudayaan nenek moyang mereka,total sebanyak 268 diaspora,keturunan jawa di uar negri tersebut berasal dari berbagai negara seperti Belanda,Suriname,Malaysia,New Caledonia,China dan Amerika serikat,mereka tergabung dalam Paguyuban Javanese Diaspora.

para diasora tersebut melakukan pertemuan yang bertemakan Network: Nglumpuke Balung Pisah (jdn) selama empat hari mulai tanggal 20 hingga 23 juni di kota solo.berbagai kegiatan yang berbasis budaya jawa akan diikuti para diaspora yang bekerjasama dengan Universitas Sebelas Maret (UNS) di pendapa javanologi.mulai dari nonton wayang orang,nostalgia ke beberapa tempat sejarah di solo, pemutaran dan diskusi film sugeh karya dari peserta Malaysia, pentas seni dari peserta,pameran karya seni dan data kesejarahan diaspora jawa.

Elizabeth Ssri salah satu peserta diaspora yang kini tinggal di negri Belanda,mengaku senang bisa kembali ke tanah leluhurnya,dirinya mengaku bisa dengan leluasa berbicara dengan menggunakan bahasa jawa, menurutnya,pertemuan diaspora ini menjadi salah satu nostalgia dan kesempatan untuk mencari kerabat yang tertinggal di kampung halamannya,”ungkapnya.

hal yang sama juga disampaikan oleh Nawawi,diaspora dari Malaysia, yang  sudah sejak lahir tinggal di kota Johor,Malaysia,ia menceritakan menjadi diaspora sejak ayahnya melakukan migrasi ke Malaysia.sejak saat itulah dirinya tidak mengetahui asal usul tanah kelahirannya dan juga kerabatnya di kampung halaman,”terangnya.

 

dalam temun kangen hingga 23 juni 2019 nanti, para diaspora diwajibkan untuk menggunakan bahasa jawa ngoko alus untuk berkomunikasi satu sama lain.hal tersebut dilakukan untuk melestarikan bahasa jawa dan membuat nuansa di kampung halaman yakni tanah jawa…AgB

 

 

 

Facebook Comments
%d bloggers like this: