Cakrawala News
Portal Berita Online

Kangen Masakan Indonesia, Jamaah Haji Bisa Temukan Jajanan Khas Indonesia di Mekkah

MEKKAH, CAKRAWALA.CO – Berada selama kurang lebih 30 hari di Mekkah, jamaah haji biasanya mengalami kebosanan menyantap hidangan catering yang disediakan kemenag. Tidak sedikit pula yang memang rindu dengan masakan rumah atau khas daerah masing-masing.

Nah, untuk mengobati rasa rindu tersebut dan juga menghilangkan kebosanan dengan menu catering yang cenderung kurang variatif, jamaah haji Indonesia di Mekkah bisa menikmati jajanan atau hidangan masakan khas Indonesia, yang dijual para mukimin Indonesia di Arab Saudi.

Jamaah haji Indonesia tengah membeli nasi kuning di Mekkah (Foto dokumentasi KBIH Al-Muhajirin 2016)

Di sekitar kawasan hotel penginapan jamaah haji, banyak dijumpai pada pedagang kaki lima asal Indonesia yang menjajakan berbagai masakan khas Indonesia. Salah satunya di Kawasan Mahbasjin Mekkah, yang jaraknya sekitar 3 kilometer dari Masjidil Haram. Setiap pagi, belasan pedagang  kaki lima menjajakan berbagai masakan khas Indonesia, seperti nasi kuning, nasi uduk, gado-gado, serta berbagai camilan seperti kerupuk, rempeyek, emping, tahu, tempe dan masih banyak lagi. Harganya pun terbilang murah, mulai dari 5 hingga 10 real atau sekitar 18 ribu rupiah hingga 37 ribu rupiah untuk satu paket masakan lengkap.

Tidak hanya itu, jamaah haji juga tidak perlu khawatir karena sejumlah mukimin Indonesia di Mekkah, juga menjual hidangan khas Indonesia lainnya seperti bakso, mpek mpek atau sekedar mie instan. Biasanya para pedagang ini bisa dijumpai di dalam komplek penginapan jamaah haji atau di Kawasan pertokoan sekitar penginapan.

Kehadiran para pedagang masakan khas Indonesia di tanah suci, merupakan berkah tersendiri bagi jamaah haji Indonesia, terutama sebagai pengobat rindu masakan tanah air, juga sebagai penghilang kebosanan menyantap masakan catering haji yang disediakan dua kali sehari selama menjalani ibadah haji. Jamaah haji  seakan berada di tanah air ketika menikmati sajian masakan khas Indonesia dari para pedagang mukimin di Mekkah. *** Redaksi Nasional

%d bloggers like this: