Cakrawala News
Portal Berita Online

Kampung Sanan Kota Malang Menjadi Percontohan Kawasan Urban Farming

0 69

MALANG, CAKRAWALA.CO – Tim Doktor Mengabdi Universitas Brawijaya (DM UB) menginisiasi kampung Sanan Kota Malang menjadi percontohan kawasan urban farming, karena memiliki potensi pengembangan sektor peternakan. Wakil Rektor Bidang Kerjasama UB, Prof .dr.ir M Sasmito Djati Ms IPU mengatakan, sektor peternakan itu seperti sentra penggemukan sapi dan pengolahan kotoran limbah menjadi sumber energi alternatif.

Sasmito mengatakan percontohan kawasan urban farming menggandeng dosen Fakultas Peternakan (Faset) UB yaitu dr. Ir Kuswati. MS.IPM ASEAN ENG dan dr. Ir Tri Eko Susilorini.MP.IPM.ASEAN ENG sebagai dosen ahli sapi potong, kuswati juga mengatakan kandang ternak dikampung sanan masih sederhana dan kurang higienis, sehingga bisa mempengaruhi laju pertumbuhan sapi.perbaikan kandang dapat dilakukan dengan membuat kandang komunal yaitu kandang yang dikelola bersama oleh para peternak. Akan tetapi upaya perbaikan kandang tersebut terus diiringi dengan peningkatan kesadaran peternak untuk mempraktekan good farming practice, seperti manajemen pemeliharaan kandang. Kandang berkapasitas 10 ekor sapi, pemberian pakan konsentrat sesuai dengan kebutuhan ternak dan instalasi biogas dibawah kandang. Kandang komunal itu dapat dikelola bersama sama untuk meningkatkan produksi ternak dan sifat kebersamaan dalam kelompok ternak, selain itu juga memudahkan manajemen pemeliharaan dan penanganan kotoran ternak, sebagai bahan baku biogas,” papar Kuswati.

Sasmito dan Kuswati berharap program pengabdian masyarakat ini mampu menciptakan iklim yang mendorong tumbuh kembangnya peran serta masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, sehingga dapat mempercepat pengembangan wilayah menuju kelurahan yang maju, mandiri, dan sejahtera dan ramah lingkungan, selain itu melalui kegiatan pengabdian masyarakat Tim DM, bisa mengatasi masalah limbah di sanan baik limbah dari industri tempe maupun limbah kotoran ternak, sehingga mampu menambah keterampilan masyarakat dan income pendapatan masyarakat.

ads bukopin

Kampung Sanan yang terletak di Kelurahan Purwantoro, Kecamatan Blimbing Kota Malang ini dikenal sebagai sentra indutri tempe sebab mampu 90 persen masyarakat sanan berprofesi sebagai pengusaha tempe, mulai dari tingkat mikro hingga ke skala besar, disisi lain mereka juga memiliki ternak sapi pedaging sekitar 800 ekor.

Penggemukan sapi dilakukan dengan memanfaatkan limbah pembuatan tempe kulit biji kedelai dijadikan sebagai pakan utama, sedangkan limbah cairnya diberikan pada ternak untuk diminum. sementara model kandang yang digunakan adalah kandang individu atau kandang tunggal dan ditempatkan pada pinggiran sungai , maka pembuangan limbah kotoran ternak langsung mengarah ke aliran sungai yang dapat menimbulkan masalah lingkungan. (teguh)

Leave A Reply

Your email address will not be published.