Cakrawala News
Portal Berita Online

Kampung Pancasila Desa Rangkah Kidul, Jaga Kerukunan di Tengah Perbedaan

0 96

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Desa Rangkah Kidul, Kecamatan Sidoarjo, bisa dikatakan sebagai miniatur Indonesia, sebab disana kehidupan sosial kemasyarakatan begitu beragam, mulai penganut agama yang bermacam – macam, kesenian dan budaya yang beraneka ragam. Semua hidup rukun beitu indah. Demikian ungkapan Brigjen Terry Trisna Purnama Danrem 084 Bhaskara Jaya, Selasa 20 September 2022.

Kehadiran Danrem 084 Bhaskara Jaya dalam rangka Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila Dan Wawasan Kebangsaan di Pendopo Balai desa setempat.

Kades Rangkah Kidul, H. Warlheiyono mengatakan kegiatan pecanangan kampung Pancasila dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian warga dalam rangka upaya menjaga berdiri tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Ini harus terus dibina sebab Desa Kapencar masyarakatnya begitu beragam, sehingga apa bila itu tidak dibina dengan baik dan ada oknum yang ingin memecah belah akan mudah sekali terjadi gesekan antar warga.

“Sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan ini merupakan program yang diselenggarakan Pemerintah Desa Rangka Kidul untuk sampaikan kepada masyarakat,” Ujar Pak Kades kepada cakrawala.co

Masih kata Kades harapannya agar masyarakat mengerti dan memahami tujuan dari sosialisasi ini untuk menjadikan negara yang kuat mempunyai jiwa persatuan dan kesatuan yang kuat karena kalau bukan kita siapa lagi yang akan menjaganya.

Dia menambahkan kegiatan seperti ini sudah dua kali diadakan dengan harapan bisa dilombakan baik tingkat desa maupun kabupaten. Syukur-syukur bisa dilombakan hingga tingkat propinsi hingga nasional harapnya.

Aktor dan Aktris pemerean KDRT, yang membuat kaget Danrem 084 Bhaskara Jaya.

 

Dalam kegiatan tersebut Danrem 084 Bhaskara Jaya, sempat kaget Ketika di tengah acara ada dua orang tetangga sedang bertengkar. Lantaran membangun rumah tidak memberikan jalan pada rumah yang ada di belakangnya. Karena ada ‘pertengkaran’ hingga membuat kegiatan sempat terhenti sejenak. Lalu oleh perangkat desa mengamankan kedua orang yang sedang bertengkar ke dalam kantor desa.

“Maaf Pak Danrem, kalo sempat kaget. Kita sengaja Prank, ini merupakan drama cara menyelesaikan warga yang sedang bertengkar, sesuai dengan sila ke dua. Jadi segala permasalahan tidak harus diselesaikan ke jalur hukum, kita di tingkat desa berupaya mendamaikan dulu,” Ucap Kades sambal tersenyum.

Sementara itu Brigjen TNI Terry Trisna Purnama,menyampaikan,sudah saatnya kita sadar dari hasutan-hasutan dari luar dan menjaga persatuan dan kesatuan NKRI, karena kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi.
Tetap menjaga keutuhan NKRI dengan cara mempererat hubungan antar suku agama, agar tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita hoax. Maka itu kita harus kebih memahami pentingnya ideologi Pancasila, tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf Masarum Djati Laksono, Danramil Kota Kapten Kamsuri, Kapolsek Kota Kompol Komang, Camat Kota Gundari, RT/RW, BPD, LPMD dan tokoh masyarakat.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh FKUB kabupaten Sidoarjo dan perwakilan lintas agama,yang berada di Sidoarjo. Masing-masing tokoh agama diberikan kesempatan mendoakan agar Indonesia selalu aman dan damai.

Kegiatan yang dimeriahkan juga oleh Tari Banjar Kemuning dalam menyambut kedatangan Danrem,dua orang penari melenggak lenggok dihadapan para undangan. Wulan dan Candika pelajar SMP 5 Sidoarjo sangat lihai dalam menari. Mereka pernah mengikuti lomba tari tingkat nasional dengan mendapat juara harapan.

Menariknya warga Desa Rangka Kidul, Yoyok Setiawan begitu hafal dengan membawakan pancasila dari sila pertama hingga sila kelima tanpa melihat teks. Begitu juga dengan kehebatan Nikkmatu Rohma pembaca UUD 1945 tanpa teks sangat lancar dan hafal betul tentang UUD 45. Patut diancungi jempol Masyarakat Desa Rangka Kidul banyak yang berpotensi. (Win)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.