Cakrawala News
Portal Berita Online

 “Kalo Bukan Kader PDIP Saya Tidak Memilih”

0 137

SIDOARJO, CAKRAWALA.CO – Siapapun nanti yang mendapatkan rekom dari DPP, asalkan dari kadernya PDI harus dikawal sampai menang. Tapi kalo DPP memutuskan orang yang salah bukan dari kader jangan menyalahkan kadernya kalo ada golput dari para kadernya di Sidoarjo.

Hal tersebut diungkapkan Kuswandi kader PDIP Sidoarjo, Melihat situasi seperti ini seharusnya PDIP mengutamakan bakal calon pemimpin di kota delta dari kader. Yang mana banyak kader yang berpotensi dan DPP harus betul-betul memilih kader yang tepat.

“DPP tidak mungkin tau siapa si A dan si B di daerah, kalo tidak ada yang membawa dari daerah harusnya bersinergi dari bawah sampai ke atas. Analisa saya ada dua kemungkinan yang pertama pembisik yang salah atau dari kadernya sendiri belum bisa mumpuni atau belum bisa dipilih,” kata Kuswandi, membidangi sebagai bendahara Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDIP Sidoarjo.

ads bukopin

Masih kata Kuswandi saat ini pemilihan Bupati di Sidoarjo 2020, dirinya  berharap dari DPP harus melihat rekam jejak pengurus kader yang ada dibawah harus mempunyai jiwa militan.

“Siapapun nantinya jika calonya dari kadernya PDIP kita siap memenangkan, kalo bukan kadernya nuwun sewu. Berbicara sejarah pada saat pemilihan Bupati di Sidoarjo kalo bukan daro kader PDIP lima tahun yang lalu saya tidak memilih,” ujarnya sembari berucap mohon maaf.

Kata pria yang pernah menjadi pengurus PDIP Dukuh Pakis Surabaya menambahkan. Kita akui kader militan banyak di Sidoarjo yang siap memenangkan calon yang di usung DPP jika dari kader.

Menurut dia acuan PDIP sebelum memutuskan ada dua kreteria, yakni jejak rekam jejak kader yang akan dipilih yang kedua militan bisa diartikan kaderisasi yang biasa mengkader orang siapa dan cukup dikenal di arus bawah.

 

PDIP koalisi dengan PAN

Diungkapkan pengurus struktural DPC Sidoarjo, Riduwan, S.SOS yang juga menjabat sebagai wakil Ketua DPC PDI-P bidang Polhukam.  PDIP memang koalisi dengan PAN sudah resmi dan kemarin sudah melakukan pertemuan untuk pembahas strategi di kantor Sekertaris bersama.

Dan rekom akan turun diperkirakan akhir bulan Juli, “terkait rekom, itu wewenangnya DPP kita tidak wajib melakukan intervensi, tapi justru kita mengamankan dan menjalankan suka atau tidak yang mendapat rekom dari DPP wajib kita laksanakan kawal hingga menang,” ucap Kaji Duan panggilan akrabnya saat dikonfirmasi cakrawala.co

Sebagai pengurus DPC PDIP Sidoarjo, dirinya siap menjalankan intruksi dari DPP tentang rekomendasi tegak lurus, menjalankan mesin politik sesuai pesan DPP.

Diakui oleh Duan, sebelum DPP menentukan keputusan terkait rekomendasi akan jatuh ke siapa. Dari DPP sudah mengantongi nama dari lembaga survei yang dilakukan DPP. “Namun siapa saja bakal calonnya yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas. Saya sendiri belum mengetahui masih menunggu diakhir bulan ini. Terkait bakal calon Bupati yang diusung PDIP tentuya harus yang bisa membawa gerbong PDIP lebih baik, dan mereka layak jual,” ujarnya.

PDI Perjuangan partai terbuka dan demokratis, sepanjang mereka bisa membawa PDIP lebih baik dan mempertanggungjawabkan terhadap partai kedepan, sewaktu dia mendapatkan suatu amanah dari DPP Partai. (Win)

Leave A Reply

Your email address will not be published.